PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, S.Sos., mengajak warga Kota Palangka Raya untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap dengan ditambah dosis tambahan atau booster. Selain mengajak, Dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat yang ragu melakukan vaksinasi, untuk tidak perlu khawatir melakukan vaksinasi booster yang kedua.
“Kita berharap Kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk tidak khawatir dalam melakukan vaksinasi booster yang kedua, karena itu bagian dari pada ikhtiar kita untuk menjaga diri,” harapnya.
Ajakan tersebut di disampaikan Noorkhalis Ridha, seusai melakukan vaksinasi Covid-19 Booster II di ruang rapat paripurna DPRD Kota Palangka Raya, yang juga diikuti Pemerintah Kota Palangka Raya, Rabu (15/2).

Ridha menambahkan bahwa perlunya vaksinasi booster tersebut mengingat tidak menentu nya wabah ini, Covid-19 terkadang hilang dan bisa muncul tiba-tiba dengan varian barunya.
“Karena ketidakpastian Covid-19, artinya ketidakpastian itu, kan Covid-19 bisa melandai dan bisa meninggi, kita tahu bagaimana Covid-19 itu juga bisa bermutasi dan sebagainya, maka antisipasi itu sangat diperlukan seperti halnya melakukan vaksinasi booster,” tambahnya.
Terkait adanya kekhawatiran dari masyarakat untuk melakukan vaksin, ia meyakinkan bahwa vaksin yang diberikan telah melalui uji klinis, dan pihak nya telah membuktikan sendiri.
“Terkait terdapat kekhawatiran dan sebagainya dari masyarakat, itu kan sudah dibuktikan oleh pemerintah melalui uji klinis dan lain sebagainya, kemudian juga teman-teman perawat, vaksinator dan kami dewan pun juga sudah melakukan vaksinasi, sehingga kekhawatiran itu baiknya ditinggalkan kemudian dirubah menjadi sebuah keyakinan untuk melakukan vaksin,” ucapnya.
Legislator Fraksi PAN tersebut juga berpesan bahwa dengan melakukan vaksinasi maka secara tidak langsung hal tersebut melindungi diri sendiri dan keluarga bahkan orang lain.
“Karena hal itu untuk diri kita dan keluarga, coba ingat kembali kita sudah pernah mengalami Bagaimana badai covid itu di 2020-2021, di mana puncaknya adalah pada tahun 2021 yang banyak merenggut orang-orang terdekat dan orang-orang terkasih kita, tentunya kita tidak ingin hal tersebut terulang kembali,” pungkasnya.(tb6)