MUARA TEWEH, Tambunbungai.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara menggelar Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) melalui pendanaan APBD Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula SMKN 1 Muara Teweh, Kamis (13/8/2026), menjadi salah satu tahapan penjaringan calon pemimpin satuan pendidikan yang kompeten dan berintegritas.
Dari total 103 guru yang mendaftarkan diri, sebanyak 89 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti seleksi substansi. Sementara itu, 14 pendaftar lainnya dinyatakan tidak lolos karena belum memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, mengatakan seleksi tersebut merupakan bagian penting dalam menyiapkan calon kepala sekolah yang memiliki kemampuan manajerial, integritas, serta kepemimpinan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, jabatan kepala sekolah tidak sekadar berkaitan dengan peningkatan karier, tetapi juga membawa tanggung jawab besar dalam mengelola satuan pendidikan, membina tenaga pendidik, dan memastikan peserta didik memperoleh layanan pembelajaran yang berkualitas.
“Menjadi kepala sekolah bukan sekadar naik pangkat. Ini adalah amanah untuk memimpin sekolah, mendidik ratusan anak dan menggerakkan para guru,” ujar M. Iman Topik.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam proses seleksi, di antaranya kompetensi manajerial, supervisi, kewirausahaan, integritas, dan kepemimpinan.
Kemampuan tersebut diperlukan agar calon kepala sekolah mampu mengelola lembaga pendidikan secara efektif dan transparan, melakukan pembinaan terhadap guru, serta mendorong peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Selain kemampuan pengelolaan sekolah, calon pemimpin satuan pendidikan juga diharapkan mampu menghadirkan inovasi, memperkuat budaya literasi, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta mencegah praktik perundungan di sekolah.
Dalam arahannya, M. Iman Topik meminta seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, percaya diri, dan tetap menjunjung tinggi kejujuran. Ia menegaskan bahwa proses tersebut merupakan kesempatan bagi para guru untuk menunjukkan kompetensi dan kesiapan mereka dalam mengemban tanggung jawab sebagai kepala sekolah.
“Ini bukan ajang mencari celah, tetapi ajang pembuktian diri. Tunjukkan kompetensi terbaik dan ikuti prosesnya dengan jujur,” katanya.
Ia juga mengingatkan tim penguji agar melaksanakan penilaian secara objektif, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, proses penjaringan diharapkan dapat menghasilkan calon kepala sekolah yang sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan pendidikan di Kabupaten Barito Utara.
M. Iman Topik menjelaskan bahwa peserta yang dinyatakan lulus seleksi substansi akan melanjutkan ke tahap pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk mendukung pelaksanaan pelatihan tersebut, Dinas Pendidikan menjalin kerja sama dengan lembaga mitra melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
“Dinas Pendidikan tidak bisa menyelenggarakan diklat sendirian. Kita membutuhkan kolaborasi dengan lembaga yang kompeten agar diklat BCKS berkualitas, berbasis praktik baik dan sesuai kebutuhan Barito Utara,” jelasnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan tenaga kependidikan diperlukan agar program pelatihan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan tantangan pengelolaan sekolah.
Ia berharap proses seleksi yang dilanjutkan dengan pendidikan dan pelatihan dapat menghasilkan kepala sekolah yang berkarakter, memiliki kinerja baik, serta mampu membangun komunikasi dan kerja sama dengan orang tua, komite sekolah, maupun dunia usaha.
Pembukaan Seleksi Substansi BCKS APBD Tahun 2026 turut dihadiri Kepala Bidang Pembinaan Tenaga Kependidikan, Endrat Sri Muniarti, tim dari Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta tim dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Kalimantan Tengah.
Para peserta seleksi dari Kabupaten Barito Utara juga mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari tahapan penjaringan calon kepala sekolah.
Melalui proses seleksi yang terukur dan berkelanjutan, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara berharap dapat menyiapkan pemimpin sekolah yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat tata kelola satuan pendidikan, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan daerah.(red)

