Nety Herawati :  Deklarasi Sekolah Kebangsaan Dinilai Efektif Bentengi Pelajar dari Dampak Negatif Era Digital

Muara Teweh, Tambunbungai.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Deklarasi Sekolah Kebangsaan di SMA Negeri 4 Muara Teweh. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan karakter sekaligus membangun semangat nasionalisme di kalangan pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Nety menilai, kemajuan era digital menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan. Karena itu, sekolah tidak hanya dituntut menghasilkan peserta didik yang berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu membentuk generasi yang berintegritas, berakhlak, serta memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara. “Penguatan karakter kebangsaan sangat penting di era digital. Sekolah memiliki peran besar dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral yang kuat, berintegritas, dan cinta Tanah Air,” ujar Nety Herawati di Muara Teweh, Kamis (4/6/2026).

Ia mengatakan, Deklarasi Sekolah Kebangsaan merupakan bentuk nyata komitmen dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda. Menurutnya, lingkungan sekolah merupakan tempat yang paling tepat untuk menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini.

Lebih lanjut, Nety menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus terus dijaga. Oleh sebab itu, pelajar perlu dibekali pemahaman yang kuat mengenai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. “Generasi muda harus memahami bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Sikap saling menghormati, gotong royong, dan menjaga persatuan harus menjadi budaya yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah,” katanya.

Selain memperkuat wawasan kebangsaan, Nety juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi digital bagi para pelajar. Menurutnya, kemampuan menyaring informasi menjadi bekal penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong, ujaran kebencian, maupun konten yang dapat memecah persatuan. “Media sosial dapat menjadi sarana belajar dan berkarya jika dimanfaatkan secara positif. Namun, pelajar juga harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh konten yang merusak persatuan bangsa,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh satuan pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari praktik perundungan, intoleransi, penyalahgunaan narkoba, maupun pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan. Menurut Nety, Deklarasi Sekolah Kebangsaan harus diwujudkan melalui berbagai aktivitas dan budaya positif di lingkungan sekolah, sehingga tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. “Komitmen ini harus tercermin dalam sikap dan perilaku seluruh warga sekolah. Dengan demikian, akan lahir generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat,” pungkasnya.(rul)