Palangka Raya, Tambunbungai.com – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengingatkan seluruh pedagang takjil agar tidak menggunakan bahan berbahaya dalam produk makanan dan minuman yang dijual selama bulan Ramadan.
Ia menegaskan, pedagang harus mengutamakan kesehatan masyarakat dan tidak hanya mengejar keuntungan semata. “Kami mengingatkan agar pedagang di pasar Ramadan bekerja dengan hati. Jangan hanya mengejar keuntungan dan mengabaikan kesehatan masyarakat,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat secara lebih luas. Karena itu, kepercayaan konsumen harus dijaga dengan menghadirkan produk yang aman, enak, dan sehat. “Kalau masyarakat sudah percaya terhadap produk kita, tentu setelah Ramadan pun mereka akan tetap mencari produk tersebut,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pedagang yang menggunakan bahan berbahaya seperti pemanis buatan atau pengawet berlebihan hanya demi menekan biaya produksi. Selain itu, Khemal mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya bersama BPOM untuk rutin melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap takjil yang dijual di lapangan. “Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga mereka tidak perlu khawatir saat membeli takjil,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli takjil, baik di pasar Ramadan maupun melalui penjualan daring, serta segera melapor jika menemukan dugaan penggunaan bahan berbahaya.“Semoga Ramadan ini berjalan lancar dan tidak ada masyarakat yang menjadi korban dari oknum pedagang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(nis)

