Palangka Raya, Tambunbungai.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palangka Raya diusulkan tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan sejumlah penyesuaian. DPRD Kota Palangka Raya menilai program tersebut masih relevan, selama menu dan kemasannya disesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengusulkan agar menu MBG selama Ramadan diubah menjadi menu kering. Hal ini bertujuan agar makanan tidak cepat rusak dan dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. “Program MBG tetap dilaksanakan, hanya menunya yang perlu disesuaikan. Kami mengusulkan menu kering, bukan makanan basah seperti biasanya,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, menu kering lebih praktis dan tetap mampu memenuhi kebutuhan gizi siswa, khususnya yang menjalankan ibadah puasa, tanpa harus dikonsumsi langsung di sekolah. “Selama Ramadan, pola konsumsi siswa tentu berbeda, sehingga wajar jika menu yang disediakan juga menyesuaikan,” jelasnya.
Selain penyesuaian menu, DPRD juga mendorong perubahan kemasan MBG agar lebih fleksibel dan mudah dibawa pulang oleh siswa. “Kemasannya bisa dibuat lebih sederhana, seperti menggunakan tote bag atau tas kain kecil. Selain praktis, juga lebih ramah lingkungan serta dapat mengurangi potensi sisa makanan,” tambahnya.
DPRD berharap dengan penyesuaian tersebut, program MBG tetap dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi siswa selama bulan Ramadan. “Dengan skema yang tepat, program ini tetap bisa mendukung pemenuhan gizi siswa tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa,” pungkas Hasan.(nis)

