MUARA TEWEH, Tambunbungai.com – DPRD Kabupaten Barito Utara menekankan pentingnya perlindungan tenaga kerja serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam setiap aktivitas industri. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Barito Utara, Edi Fran Aji, menanggapi kunjungan kerja Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Barito Utara ke PT TCM–PT Bharinto Ekatama (BEK).
Kunjungan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (16–17/1/2026), di area operasional perusahaan di Muara Bunyut–Melak, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini bertujuan melakukan koordinasi ketenagakerjaan, pelaksanaan Program Pemagangan Dalam Negeri (PDN) 2026, serta peringatan Bulan K3 Nasional.
Kepala Disnakertranskop UKM Barito Utara, M. Mastur, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Barito Utara untuk memastikan pelaksanaan ketenagakerjaan berjalan sesuai peraturan yang berlaku. “Koordinasi ini penting untuk memastikan hak dan kewajiban tenaga kerja terpenuhi, termasuk dalam pelaksanaan program pemagangan serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, monitoring terhadap peserta pemagangan dilakukan agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat, terutama dalam meningkatkan keterampilan dan kesiapan tenaga kerja memasuki dunia industri. “Pemagangan harus menjadi sarana pembelajaran yang berkualitas, bukan sekadar formalitas. Karena itu, kami melakukan pengawasan langsung agar pelaksanaannya sesuai ketentuan,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Edi Fran Aji menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Disnakertranskop UKM yang aktif melakukan pengawasan langsung ke perusahaan.
Menurutnya, kunjungan kerja tersebut sangat penting untuk memastikan perlindungan tenaga kerja asal Barito Utara, sekaligus menjamin penerapan standar K3 berjalan optimal. “Kami di DPRD mendukung penuh upaya pengawasan ini. Perlindungan tenaga kerja, pelaksanaan pemagangan yang berkualitas, serta penerapan K3 harus menjadi prioritas bersama,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).
Ia juga menegaskan bahwa DPRD Barito Utara akan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha agar tercipta iklim ketenagakerjaan yang kondusif, aman, dan berkelanjutan. “Tenaga kerja yang terlindungi serta lingkungan kerja yang aman akan berdampak positif terhadap produktivitas perusahaan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(red)

