Disdagrin Barito Utara Jajaki Potensi Rotan di Teweh Timur dan Gunung Purei

MUARA TEWEH, Tambunbungai.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mendorong pengembangan potensi sumber daya lokal untuk memperkuat sektor industri dan membuka peluang usaha bagi masyarakat. Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah rotan, yang dinilai berpeluang dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan dan koordinasi di Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei. Kegiatan ini bertujuan melihat langsung potensi rotan di kedua wilayah sekaligus mengidentifikasi peluang pengembangannya sebagai bagian dari industri berbasis sumber daya lokal.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Barito Utara, M. Mastur, mengatakan rotan merupakan salah satu potensi daerah yang perlu dikelola secara berkelanjutan agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Rotan merupakan potensi sumber daya lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Karena itu, kita perlu melihat potensi yang ada di lapangan dan bagaimana pengembangannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar M. Mastur, Rabu (9/9/2026).

Menurutnya, pengembangan komoditas rotan tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan bahan baku. Diperlukan pula dukungan terhadap proses pengolahan, peningkatan keterampilan masyarakat, serta pemasaran agar produk yang dihasilkan mampu bersaing dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Mastur menilai, pengolahan rotan menjadi berbagai produk jadi dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat di wilayah penghasilnya.

“Yang kita dorong adalah bagaimana potensi lokal ini tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Dengan demikian, manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan pihak terkait di tingkat kecamatan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi aktual di lapangan. Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi potensi yang tersedia serta kebutuhan pendukung yang diperlukan dalam pengembangan industri rotan.

Pengembangan potensi ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya usaha masyarakat, memperkuat industri berbasis sumber daya lokal, dan menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan.

“Potensi daerah harus terus kita gali. Dari potensi lokal kita ciptakan peluang usaha, sehingga pada akhirnya dapat memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong Barito Utara semakin maju,” pungkasnya.(red)