Shalahuddin Targetkan Pembenahan RSUD Muara Teweh Rampung Desember 2026

MUARA TEWEH, Tambunbungai.com – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menargetkan pembenahan fasilitas dan pemenuhan kebutuhan pelayanan di RSUD Muara Teweh dapat diselesaikan pada Desember 2026. Penegasan ini disampaikan untuk memastikan rumah sakit daerah tersebut dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

Target tersebut disampaikan Shalahuddin saat meninjau langsung RSUD Muara Teweh, Rabu (2/9/2026). Dalam kunjungan itu, ia didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Drs. Muhlis.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati memeriksa sejumlah aspek, mulai dari kondisi infrastruktur, kebersihan lingkungan rumah sakit, hingga kesiapan fasilitas yang digunakan untuk melayani pasien.

Berdasarkan hasil peninjauan, pekerjaan rehabilitasi masih berlangsung di Wing A, sedangkan Wing B telah berfungsi. Meski demikian, beberapa kebutuhan fasilitas masih harus ditangani, termasuk perbaikan atau pemenuhan unit pendingin ruangan (air conditioner/AC).

“Kita ingin memastikan rumah sakit ini berjalan dan berfungsi dengan baik. Infrastruktur kita lihat, kebersihannya juga kita lihat, kemudian pelayanan kesehatannya,” ujar Shalahuddin.

Shalahuddin meminta pengawasan terhadap fasilitas rumah sakit dilakukan secara berkala. Setiap kebutuhan yang ditemukan, menurutnya, harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti dan tidak berkembang menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan maupun pelayanan pasien.

Ia menegaskan, fasilitas kesehatan merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kondisi bangunan, kelengkapan fasilitas, dan kualitas pelayanan harus menjadi perhatian bersama.

“Ketika mereka sakit, pemerintah harus hadir. Rumah sakit harus berfungsi dengan baik dan melayani dengan sepenuh hati,” tegasnya.

Untuk mendukung penyelesaian berbagai kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara masih menyiapkan anggaran sekitar Rp25 miliar hingga Rp30 miliar bagi RSUD Muara Teweh.

Dukungan anggaran itu diharapkan dapat menunjang pemenuhan fasilitas serta pembenahan yang diperlukan agar operasional rumah sakit berjalan lebih baik.

Saat ditanya mengenai batas waktu penyelesaian pekerjaan, Shalahuddin menegaskan seluruh pembenahan yang menjadi target harus rampung pada Desember 2026.

“Desember. Harus,” tegasnya.

Dengan target tersebut, pemerintah daerah mendorong agar proses pembenahan berjalan sesuai jadwal, sementara kebutuhan pelayanan tetap menjadi perhatian selama pekerjaan berlangsung. Penyelesaian fasilitas diharapkan mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Barito Utara.(Red)