Pemkab Barito Utara Latih 40 Relawan TAGANA, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

MUARA TEWEH, Tambunbungai.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui Rekrutmen dan Pelatihan Dasar Relawan Sosial Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Tahun 2026.

Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta dari sembilan kecamatan tersebut dibuka Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadi Y. Tingan, mewakili Bupati H. Shalahuddin, di Aula Bappedarida, Selasa (28/7/2026).

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, disampaikan bahwa bencana alam merupakan peristiwa yang sulit diprediksi. Karena itu, diperlukan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan yang terencana serta berkelanjutan.

Kabupaten Barito Utara memiliki potensi kerawanan terhadap sejumlah bencana, di antaranya banjir, tanah longsor, serta kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut menuntut kesiapan berbagai pihak, termasuk relawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan bencana.

“Sebagai bentuk antisipasi terhadap berbagai potensi bencana di Kabupaten Barito Utara, diperlukan relawan yang siap siaga dan memiliki kemampuan dalam penanganan bencana maupun penyelamatan,” ujar Wakil Bupati saat membacakan sambutan Bupati.

Bupati menegaskan, rekrutmen dan pelatihan dasar TAGANA merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pembekalan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan teknis yang diperlukan untuk mendukung penanggulangan bencana. Bekal tersebut diharapkan membantu relawan memberikan respons secara cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika terjadi keadaan darurat.

Relawan juga diharapkan mampu membantu proses penanganan masyarakat terdampak secara efektif, sesuai tugas dan kemampuan yang telah diperoleh selama pelatihan.

Selain meningkatkan kapasitas teknis, kegiatan ini diarahkan untuk membentuk relawan yang profesional, tangguh, dan berintegritas dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Dalam sambutan tersebut, Bupati juga berharap para peserta dapat berperan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat dengan mendorong tumbuhnya kesadaran terhadap risiko bencana.

Keberadaan relawan yang terlatih diharapkan dapat mendukung upaya kesiapsiagaan mulai dari lingkungan masyarakat, sehingga warga lebih memahami pentingnya kewaspadaan, pencegahan, dan koordinasi saat menghadapi situasi darurat.

Pelaksanaan kegiatan ini turut melibatkan narasumber, instruktur, dan fasilitator yang berkompeten. Sejumlah pejabat dan unsur pemerintah daerah juga hadir, di antaranya kepala perangkat daerah, perwakilan Direktur RSUD Muara Teweh, serta para camat se-Kabupaten Barito Utara.

Setelah pembukaan, rangkaian pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan praktik lapangan di kawasan eks Bandara Beringin, Muara Teweh, pada 28–31 Juli 2026.

Praktik lapangan menjadi bagian dari rangkaian pembekalan bagi peserta untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan yang diperlukan dalam menjalankan peran sebagai relawan TAGANA.

Melalui rekrutmen dan pelatihan dasar ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap terbentuk relawan sosial yang siap mendukung penanganan bencana serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap berbagai risiko bencana di daerah.(Red)