Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran Buka Rakerda APDESI, Tegaskan Komitmen Bangun Desa hingga Pelosok

Palangka Raya, Tambunbungai.com – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (DPD APDESI) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (10/6/2026). Pembukaan kegiatan yang dihadiri ratusan kepala desa tersebut ditandai dengan penabuhan katambung sebagai simbol dimulainya forum konsolidasi pemerintah desa se-Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh kepala desa untuk mengambil peran aktif dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program-program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, Cetak Sawah Rakyat, hingga program Cek Kesehatan Gratis yang saat ini menjadi prioritas nasional. “Peran kepala desa sangat penting dalam memastikan berbagai program strategis pemerintah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Agustiar.

Gubernur juga menyinggung kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalimantan Tengah yang mengalami penyesuaian. Meski demikian, ia memastikan berbagai program pembangunan tetap menjadi prioritas dan diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke wilayah pedesaan.

Menurutnya, salah satu program yang tetap dijalankan adalah Kartu Huma Betang Sejahtera yang dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan dan bantuan pemerintah. “Di tengah efisiensi, kami tetap melaksanakan program strategis Kartu Huma Betang Sejahtera dengan fokus menjangkau masyarakat hingga ke pedesaan,” katanya.

Agustiar menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran tidak berarti mengurangi kualitas pelayanan publik. Sebaliknya, efisiensi harus dimaknai sebagai upaya mengoptimalkan penggunaan anggaran agar tepat sasaran, tepat manfaat, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia mengajak seluruh kepala desa untuk memanfaatkan momentum pembangunan saat ini dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga pemerintah desa. “Saya yakin apabila seluruh kepala desa bergerak bersama, maka Kalimantan Tengah akan berkembang menjadi daerah yang maju, berkah, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, menyampaikan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi instrumen pemerataan ekonomi nasional dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, penguatan ekonomi desa akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus membantu mengurangi angka kemiskinan di wilayah pedesaan.

Sebelumnya, Ketua DPD APDESI Kalimantan Tengah, Seger Satria, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut Rakerda tahun ini diikuti sebanyak 652 kepala desa dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah. “Melalui kegiatan ini kami berharap desa-desa di Kalimantan Tengah semakin maju, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.(red)