Palangka Raya, Tambunbungai.com – Konektivitas transportasi udara di Kalimantan Tengah kembali diperkuat dengan dibukanya rute penerbangan baru oleh maskapai Wings Air. Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, secara resmi membuka penerbangan perdana tersebut di ruang tunggu keberangkatan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Rabu (11/3/2026).
Penerbangan ini menandai dimulainya operasional rute Palangka Raya (PKY) – Pangkalan Bun (PKN) serta Muara Teweh (HMS) – Banjarmasin (BDJ). Kehadiran rute baru ini memberikan alternatif transportasi yang lebih cepat bagi masyarakat yang sebelumnya harus menempuh perjalanan darat dengan waktu relatif lama.
Dengan menggunakan pesawat ATR 72, layanan penerbangan ini dinilai tepat, terutama menjelang periode Angkutan Lebaran 1447 Hijriah, saat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat.
Dalam sambutannya, Leonard menyampaikan bahwa pembukaan rute penerbangan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami sangat menyambut baik hadirnya rute penerbangan ini. Konektivitas transportasi udara sangat penting untuk mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta membuka peluang investasi dan pengembangan pariwisata di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Menurutnya, semakin baik konektivitas transportasi, semakin besar pula peluang daerah untuk berkembang, khususnya pada sektor perdagangan, pariwisata, dan jasa.
Ia berharap masyarakat maupun pelaku usaha dapat memanfaatkan rute baru ini secara maksimal guna memperkuat aktivitas ekonomi antarwilayah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada Lion Air Group melalui maskapai Wings Air yang terus berkomitmen mendukung pengembangan transportasi udara di wilayah Kalimantan. Dengan dibukanya rute baru ini, mobilitas masyarakat antar kota di Kalimantan Tengah diharapkan semakin mudah, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perdagangan di berbagai daerah.(red)

