Minyak Goreng Melebihi HET, DPRD Palangka Raya Imbau Masyarakat Kurangi Gorengan

Palangka Raya, Tambunbungai.com – Pemerintah Kota Palangka Raya terus berupaya menstabilkan harga minyak goreng. Namun hingga saat ini, harga minyak goreng merek Minyakkita di pasaran masih berada di kisaran Rp17.000 per liter, melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menilai kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh mekanisme pasar, di mana permintaan tinggi tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan. “Harga akan sulit turun karena permintaan terus meningkat sementara pasokan terbatas. Ini merupakan mekanisme pasar yang tidak bisa dihindari,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (27/1/2026).

Menyikapi kondisi tersebut, Khemal mengajak masyarakat untuk mulai mengubah pola konsumsi, khususnya dengan mengurangi makanan yang digoreng dan beralih ke alternatif yang lebih sehat. “Mari kita jadikan situasi ini sebagai momentum untuk merefleksikan kembali pola konsumsi minyak goreng sehari-hari,” katanya. Ia menyarankan masyarakat mengolah makanan dengan cara direbus, dikukus, atau memperbanyak konsumsi sayuran sebagai alternatif yang lebih sehat.

Menurutnya, perubahan pola konsumsi tidak hanya dapat mengurangi ketergantungan terhadap minyak goreng, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan. Selain itu, Khemal juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi oleh pemerintah guna menjaga kestabilan harga di pasaran. “Pengawasan distribusi harus diperkuat agar harga tetap terkendali dan tidak semakin membebani masyarakat,” pungkasnya.(nis)