DPRD Palangka Raya Ingin Produk UMKM Punya Ciri Khas Daerah

Palangka Raya, Tambunbungai.com – DPRD Kota Palangka Raya, mendorong pemerintah kota untuk mengembangkan bahan baku lokal sebagai upaya memperkuat identitas dan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, mengapresiasi langkah pemerintah kota dalam mendorong UMKM menembus pasar ekspor. Namun, ia menilai penggunaan bahan baku masih perlu menjadi perhatian., “Upaya membantu UMKM menembus pasar luar negeri patut diapresiasi. Namun, bahan baku yang digunakan perlu dipertanyakan, apakah sudah berasal dari daerah sendiri,” ujarnya di Palangka Raya, Senin (12/1/2026).

Ia mengungkapkan, selama ini sejumlah pelaku UMKM di Palangka Raya masih bergantung pada bahan baku dari luar daerah, seperti rotan yang banyak berasal dari Kabupaten Katingan, Kotawaringin Timur, maupun wilayah Barito.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peluang bagi pemerintah kota untuk mengembangkan potensi bahan baku lokal yang sebenarnya cukup melimpah. Ia menyebutkan beberapa potensi bahan lokal yang dapat dikembangkan, seperti talipuk (teratai), ilung, hingga kantung semar, yang memiliki nilai estetika dan dapat diolah menjadi produk kerajinan khas daerah. “Kalau kita menggunakan bahan lokal, tentu produk yang dihasilkan akan memiliki ciri khas tersendiri sebagai identitas Kota Palangka Raya,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan bahan baku lokal juga dapat memberikan nilai tambah, terutama dalam memperkuat branding produk saat dipasarkan ke luar daerah maupun ke mancanegara. Meski demikian, Arif tetap mengapresiasi kualitas produk UMKM Palangka Raya yang dinilai mampu bersaing di pasar global. “Ini menunjukkan kualitas produk UMKM kita sudah mampu bersaing. Tinggal bagaimana memperkuat identitas lokalnya,” pungkas Arif.(nis)