PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Yudhi Karlianto Manan, mengimbau Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk berkolaborasi lintas sektor dalam upaya penanganan stunting.
Dalam hal ini dirinya juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam pola asuh, terutama terkait kecukupan gizi, yang menjadi fokus utama dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Ia menyatakan bahwa masalah stunting merupakan isu yang kompleks, sehingga penanganannya harus melibatkan berbagai pihak terkait.
Yudhi menerangkan bahwa penyebab stunting adalah malnutrisi dalam jangka panjang (kronis), yang tidak hanya terkait dengan faktor ekonomi tetapi juga dengan pemahaman konsep pola asuh yang dinilai kurang edukasi dan pemahaman.
Menurutnya, stunting bukanlah penyakit, melainkan kegagalan dalam memberikan pola asuh yang adekuat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. “Peran aktif masyarakat dalam memilih konsumsi makanan yang sehat dan bergizi serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah stunting,” katanya melalui telpon selulernya, Senin (15/1/24)
Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) turut menyampaikan bahwa dorongan yang kuat dari Pemerintah Kota kepada instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) sangat penting.
Demikian pula kesadaran masyarakat akan menjadi kunci agar penanganan stunting dapat dilakukan dengan cepat, dan harapan untuk mencapai status zero stunting bukanlah sekadar mimpi. “Dengan adanya kerja sama lintas sektor dan keseriusan dari pihak pemerintah serta masyarakat, diharapkan tercipta upaya bersama yang efektif dalam memerangi masalah gizi buruk seperti stunting di Palangka Raya,” lanjutnya.(nis)