Disdik Kalteng Melalui BTIKP Adakan Lomba Penyajian Sumber Daya Media Pembelajaran Digital

PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar  Lomba Penyajian Sumber Daya Media Pembelajaran Digital Dalam SiBajakah jenjang SMA dan SMK dan kegiatan Penyediaan Layanan Akses Pendidikan Berbasis Aplikasi Provinsi Kalteng Tahun 2023. Kegiatan ini berlangsung di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, Rabu (1/11/23).

Dalam sambutannya Plt. Kepala Disdik Kalteng, Eka Aprilianty, S.P., M.Pd. yang disampaikan oleh Kepala Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Disdik Kalteng, Hana Pertiwi, M. Pd. mengatakan bahwa di era digital saat ini teknologi mempunyai peran penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi dunia pendidikan, terlebih lagi untuk pengembangan media pembelajaran.

“Dalam era digital saat ini, metode pembelajaran online telah menjadi salah satu cara efektif dalam memfasilitasi proses belajar mengajar. Teknologi memainkan peranan penting dalam pengembangan media pembelajaran yang memberikan kemungkinan tak terbatas untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pembelajaran,” katanya.

Hana Pertiwi menyebut, pentingnya teknologi bagi dunia pendidikan salah satu manfaatnya yakni bisa meningkatkan pemahaman bagi siswa terhadap suatu pembelajaran. Hal tersebut apabila guru mampu menyampaikan informasi melalui pembelajaran yang dikemas secara menarik dengan memanfaatkan teknologi.

“Di era digital ini, menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran sudah menjadi suatu keharusan. Media pembelajaran berbasis teknologi memungkinkan guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, serta memudahkan guru dalam memperjelas pesan atau informasi yang ingin disampaikan sehingga pemahaman siswa terhadap suatu pembelajaran bisa meningkat,” ucapnya.

Akan tetapi ia mengingatkan untuk lebih selektif dalam menentukan media pembelajaran, sehingga media pembelajaran bisa sesuai dengan peruntukannya, baik dari segi sifat, tujuan maupun dari segi jenjang. “Namun, dalam penerapannya, media pembelajaran berbasis teknologi tidak bisa ditentukan sembarangan atau sesuai keinginan guru dan siswa saja. Pemilihan media pembelajaran harus disesuaikan dengan sifat tugas, tujuan pembelajaran, dan jenjang pendidikan siswa,” ujarnya.

Ia berharap adanya keseimbangan ataupun penyesuaian sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan siswa. “Guna kepentingan pemanfaatan teknologi tersebut dibutuhkan keseimbangan antara kesiapan guru dan ketersediaan bahan ajar yang berkualitas sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan siswa,” pungkasnya.

Untuk diketahui, juara dari kategori kelas X, Juara I dengan skor 87,2 berhasil di raih oleh SMKN 1 Cempaga (Kotim), Juara II dengan skor 82,9 dari SMKN 1 Kasongan (Katingan), dan Juara III dengan skor 82,6 dari SMKN 1 Mandau Talawang (Kapuas).

Untuk kategori kelas XI, Juara I dengan skor 78,31 dari SMKN 1 Kasongan (Katingan), Juara II dengan skor 75,48 dari SMKN 1 Nanga Bulik (Lamandau ), Juara III dengan skor 75,40 dari SMKN 1 Tamiang Layang (Barito Timur).

Untuk kategori kelas XII, Juara I dengan skor 82,00 dari SMKN 4 Sampit (Kotim), Juara II dengan skor 80,20 dari SMAN 1 Pangkalan Lada (Pangkalan Bun), Juara III dengan skor 79,20 dari SMK Karsa Mulya Palangka Raya. (tb4)