PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. E. Edy Pratowo mengharapkan kepada Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto dapat memberikan perhatian khusus bagi putra/ putri Kalteng untuk menjadi Taruna/ Taruni Akademi Polri sehingga proyeksi Pemprov Kalteng 20-25 tahun akan datang Putra/ Putri asli suku Dayak diharapkan ada yang menjadi Jenderal Polisi. Hal tersebut disampaikan Wagub Kalteng H. Edy Pratowo saat menyambut kedatangan Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto, Jum’at (8/9/23).

Kedatangan Wakapolri tersebut dirangkai dengan acara Hasupa Hasundau (Ramah Tamah)sekaligus Pemberian Tanda Kehormatan Masyarakat Dayak Kalteng sekaligus Pemberian perhatian khusus kepada putra/ putri asal Kalteng untuk diterima menjadi taruna/ taruni akademi Polri serta menyerahkan bantuan Sosial Kepada Aliansi Masyarakat Dayak Kalimantan Tengah. Acara ini berlangsung di Stadion UPR Palangka Raya.
Wagub H. Edy Pratowo usai menghadiri pemberian Penganugerahan Gelar sebagai Warga Kehormatan Masyarakat Dayak Kalteng kepada Wakil Kepala Kepolisian RI mengutarakan Penganugerahan tersebut merupakan wujud penghormatan dan kepercayaan masyarakat adat Dayak Kalteng, sebagai salah satu dukungan moral dalam upaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal masyarakat adat Dayak, dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Penganugerahan Gelar sebagai Warga Kehormatan Masyarakat Dayak Kalteng kepada Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Agus Andrianto dinobatkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Prov. Kalteng H. Agustiar Sabran ditandai dengan pemasangan atribut Baju Adat Dayak dari kulit nyatu, yang mana sengkarut merupakan pakaian khas Kalteng dengan motif tanaman kelakai yang bermakna saling terikat satu sama lain sepeti kehidupan yang saling Handep Hapakat, saling membantu, saling terikat satu sama lainnya dilanjutkan dengan pemasangan kalung Lilis Lamiang dan Kepala Burung Tingang yang melambangkan kesetiaan, kekuatan, dan keberanian dan juga dilanjutkan pemasangan mandau yang merupakan senjata khas Suku Dayak berguna untuk menjaga diri serta terakhir penyerahan piagam. Pada kesempatan tersebut, Wakapolri turut menyerahkan Plakat kepada Ketua DAD Prov. Kalteng sebagai ucapan terima kasih.
Gelar yang diberikan sebagai Warga Kehormatan Masyarakat Dayak Kalteng merupakan salah satu bentuk kehormatan dan kepercayaan masyarakat Adat Dayak Kalteng dengan harapan menjadi pelindung, pengayom dan senantiasa membantu dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat Adat Dayak Kalteng dalam rangka meningkatkan harkat, martabat masyarakat Adat Dayak di Kalteng dalam bingkai NKRI.
Ketua Umum DAD Prov. Kalteng H. Agustiar Sabran mengutarakan menerima Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Agus Andrianto sebagai Warga Kehormatan Masyarakat Dayak Kalteng dengan harapan bisa melindungi, mengayomi, ddan mengangkat harkat martabat khususnya masyarakat Kalteng. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Kalimantan Tengah telah menerima kami, tujuh puluh persen menjadi Bintara, harapan kami bisa lebih”, ungkap Agustiar Sabran.
Acara ini dirangkai dengan pemberian bantuan sosial dari Polri yang diserahkan Wakil Kepala Kepolisian RI kepada Aliansi Masyarakat Dayak Kalteng.
Hasupa Hasundau dihadiri Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Agus Andrianto, Unsur Forkopimda Prov. Kalteng, Staf Ahli Gubernur dan Asisten Setda Prov. Kalteng, Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Instansi Vertikal Prov. Kalteng, Ketua dan jajaran pengurus Aliansi Masyarakat Dayak Kalteng, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, serta Pimpinan Organisasi Keagamaan / Kemasyarakatan / Kepemudaan.(tb4)

