PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Dalam upaya menekan angka pengangguran tenaga kontrak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perluasan Kesempatan Kerja Prov. Kalteng Tahun 2023. Acara dibuka Kepala Kesbangpol Prov. Kalteng Katma F. Dirun di Aula Hotel Nascar Family Palangka Raya, Kamis (27/7/23).
Katma F Dirun saat membacakan sambutan Gubenrur Kalteng mengatakan, forum ini dapat menghasilkan beragam upaya yang ditujukan untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam pelaksanaan program, kegiatan, maupun anggaran bidang ketenagakerjaan.

“Esensi pertemuan ini menuntut kita agar kinerja pelaksanaan program maupun kegiatan dapat optimal dan akuntabel serta dilakukan bersama-sama, koordinatif antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah,” kata Katma.
Lebih lanjut Katma menambahkan, saat ini Pemerintah Pusat akan melakukan perubahan status tenaga kontrak menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi harus melakukan mitigasi dan rancang program, bilamana tenaga kontrak yang tersebar di seluruh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tidak semuanya diangkat menjadi PPPK, maka kita harus mengambil langkah preventif sejak saat ini agar tidak mempengaruhi indeks pengangguran serta tetap mempertahankan kesejahteraan,” ujar Katma.
Ia mengungkapkan berdasarkan perekonomian Kalteng bulan Mei tahun 2023 yang dikeluarkan Bank Indonesia Perwakilan Kalteng, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Prov. Kalteng pada Februari 2023 sebesar 68,7 persen, meningkat dibandingkan Agustus 2022 sebesar 67,2 persen. Hal ini seiring meningkatnya penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian, perdagangan, dan jasa.
“Kepada semua peserta, saya mengharapkan untuk dapat memberikan ide-ide dan masukan-masukan yang konstruktif serta komparasi setiap program terkait perluasan kesempatan tenaga kerja di instansi masing-masing agar menghasilkan kesepahaman dan kesepakatan untuk mewujudkan peningkatan serapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Tengah,” bebernya.
“Ada tiga spektrum persoalan pasar kerja kita saat ini, yaitu kemauan untuk bekerja keras, kemampuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesempatan kerja. Pada kesempatan kegiataan ini, kesempatan kerja untuk di evaluasi dan monitoring dalam kegiatan ini, sejauh mana kesempatan kerja itu berkontribusi memberikan ruang untuk angkatan-angkatan kerja dengan baik,” pungkas Katma F Dirun.
Turut hadir narasumber pada kegiatan tersebut, dari Disnakertrans Prov. Kalteng Hendry Lubis dan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya Rizky Anugrah. Hadir pula Plt. Kepala Biro Kesra Ahmad Fahruka dan undangan lainnya. (ZN)

