Gali Informasi Kesehatan, DPRD Kotabaru Kunker ke DPRD Palangka Raya

PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru lakukan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Kota Palangka Raya, pertemuan berlangsung di ruang rapat komisi DPRD Kota Palangka Raya, Rabu (4/1).

Adapun perihal kunker Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru terkait peran Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mendukung program BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja formal maupun in formal dan untuk kunker Komisi III DPRD Kabupaten Kotabaru terkait pedoman pencegahan Aids di Kota Palangka Raya ke DPRD Kota Palangka Raya.

Seusai pertemuan, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru Robbiansyah mengatakan bahwa tujuan kunker ke Palangka Raya adalah menggali informasi terkait kesehatan, seperti halnya mengenai BPJS ketenagakerjaan.

“Poin utamanya, ada satu poin yang ingin kami gali, bagaimana agar pekerja formal dan pekerja informal di Kabupaten Kotabaru dapat terlindungi melalui program BPJS ketenagakerjaan”, ucapnya.

Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru, Chairil Anwar (kiri) dan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kotabaru, Robbiansyah (kanan)

Dirinya juga menyampaikannya bahwa pihaknya telah mendengarkan paparan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palangka Raya, bahwasanya untuk pekerja di bawah naungan perusahaan sudah di pastikan aman.

“Kami datang ke kota Palangkaraya ingin belajar apa yang sudah Pemda lakukan di sini untuk melindungi pekerja formal dan pekerja informal, tadi Disnaker sudah menyampaikan untuk pekerja yang di bawah perusahaan sudah clear, ada ketentuan undang-undangnya bahwa setiap pekerja minimal perusahaan itu 10 pekerja wajib mendaftarkan karyawannya ke BPJS ketenagakerjaan”, ujarnya.

Robbi menambahkan, mereka ingin lebih jauh lagi menggali informasi, misalnya berkenan dengan pekerja yang tidak memiliki atasan atau pimpinan, seperti tukang ojek dan lain sebagainya.

“Ada beberapa program disitu, nah yang ingin kami gali lebih jauh lagi bagaimana kaya tukang ojek, tukang parkir, pemadam kebakaran, tukang pentol dan nelayan, bagaimana kita melindungi teman-teman yang bekerja tidak ada atasannya bahasanya seperti itu” tambahnya.

Dirinya menyebut, bahwa di Kota Palangka Raya ternyata memiliki program terkait apa yang ingin pihaknya ketahui atau gali, yaitu dengan adanya program PNSku dari Disnaker, yang mana program tersebut sangat membantu teman-teman pekerja lainnya yang tidak memiliki atasan atau pimpinan.

“Tadi teman-teman di Kota Palangkaraya ada memberikan masukan bahwa di Kota Palangkaraya ada yang namanya program PNSku, di dalam program itu sebagian upah mereka yang menjadi PNS menyisihkan sebagian dari gajinya untuk membayarkan iuran BPJS ketenagakerjaan teman-teman yang bekerja tidak ada atasannya seperti yang saya sebutkan tadi”, pungkasnya.(tb6)