Melalui Pelatihan Manajemen Masjid Fairid Naparin Harapkan Pengurus Masjid Wujudkan Pengelolaan Masjid Yang Berkualitas, Ramah Anak dan Difabel

PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, S.E., yang sekaligus Ketua Umum Pengurus Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palangka Raya membuka secara resmi Pelatihan Manajemen Masjid, masjid ramah anak dan difabel se-kota Palangka Raya, bertempat di Aula Rumah Jabatan Walikota Palangka Raya, Sabtu (12/11).

Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Pengelolaan Masjid Yang Berkualitas, Ramah Anak dan Difabel Untuk Menuju Kota Layak Anak” tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya bekerjasama dengan PD DMI Kota Palangka Raya dan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah.

Fairid Naparin dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting, mengingat sejauh ini hanya sedikit proposal pengajuan yang masuk dari DMI, padahal dirinya menunggu adanya ajuan proposal.

“Saya kerap kali menunggu untuk mendatangani SK maupun proposal bantuan-bantuan, semacam hibah ataupun yang lainnya. Karena sejauh ini sangat sedikit yang masuk”, kata Fairid Naparin.

Walikota Palangka Raya Fairid Naparin, S.E., yang sekaligus Ketua Umum PD DMI Kota Palangka Raya saat menyampaikan sambutan

Maka dari itu, Fairid menilai kegiatan ini sangat penting, mengingat mungkin saja ada beberapa pengurus masjid yang belum paham atau kurang memahami administrasi, dalam hal ini pembuatan proposal, sehingga dengan diadakannya kegiatan ini, dirinya berharap pengurus masjid untuk bisa menggali informasi sebanyak-banyaknya di kegiatan pelatihan kali ini.

“Berangkat dari itu saya mencoba mendalami, salah satu permasalahannya adalah tidak semua pengurus masjid memahami tentang administrasi. Maka dari itu menurut saya pelatihan ini sangat penting, bagaimana membuat akta notaris, proposal dan yang paling penting adalah pertanggungjawabannya”, tambahnya.

Fairid meyakini, dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya di kegiatan ini, kedepannya pengurus masjid paham betul terkait administrasi. Dengan begitu bantuan mudah dikucurkan ke masjid-masjid yang mengajukan, sehingga masjid menjadi makmur dan maju.

“Hali itu sangat penting, karena berasal dari itulah untuk kemajuan dan kemakmuran masjid di Kota Palangka Raya.

Ia berharap melalui pelatihan ini, selain menggali informasi,juga terjalinnya silaturahmi antara sesama yang hadir.

“Kemudian tentu saja dengan adanya kegiatan hari ini saya berharap silaturahmi antara kita semua yang hadir bisa terjalin. Namun tidak hanya itu, tetapi juga bagaimana lebih membangkitkan lagi suasana masjid-masjid yang ada di Kota Palangka Raya menjadi masjid yang ramah anak dan difabel”, harapnya.

Untuk diketahui, pelatihan manajemen masjid ini dihadiri pemateri Instruktur Nasional dari Jakarta Drs. KH. Abdul Manan Ghani, M.M. dan Helwana Fattoliya Rais, M.Ag. .(tb5)