MUARA TEWEH, Tambunbungai.com – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Utara, R. Firmansyah, menekankan pentingnya pencegahan tindak pidana korupsi melalui pengelolaan keuangan daerah yang tertib administrasi, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Hal tersebut disampaikan Firmansyah dalam Rapat Sinergitas Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Kejaksaan Negeri Barito Utara terkait Pengelolaan Keuangan Daerah di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (16/7/2026).
Ia mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang telah menginisiasi pertemuan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik.
Firmansyah mengungkapkan bahwa selama lebih dari dua bulan bertugas di Barito Utara, dirinya telah mengamati pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah. Dari pengamatan tersebut, ia menilai langkah pencegahan perlu terus diperkuat agar pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi pelanggaran hukum.
“Dengan niat melakukan tindakan preventif atau pencegahan, kami memandang perlu untuk saling mengingatkan agar pengelolaan keuangan daerah dapat dilaksanakan secara tertib administrasi, tertib keuangan, serta sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” ujar R. Firmansyah.
Kajari menegaskan, pemahaman terhadap regulasi merupakan salah satu landasan utama bagi aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan mengambil keputusan.
Setiap kebijakan maupun penggunaan anggaran, lanjutnya, harus berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku. Dengan demikian, potensi kesalahan administrasi maupun persoalan hukum dapat diantisipasi sejak awal.
Ia berharap rapat sinergitas tersebut dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai aspek hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah, sekaligus meminimalkan risiko terjadinya tindak pidana korupsi.
Firmansyah juga mendorong para peserta untuk aktif berdiskusi dan menyampaikan persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, komunikasi terbuka diperlukan agar berbagai kendala dapat dibahas dan dicari penyelesaiannya berdasarkan aturan.
“Jangan tegang, kita santai saja. Selama kita bekerja sesuai aturan dan menjalankan tugas dengan benar, tidak perlu takut,” pesannya.
Melalui pertemuan tersebut, Kejaksaan Negeri Barito Utara berharap hubungan kerja sama dengan pemerintah kabupaten semakin kuat, terutama dalam mendukung tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diharapkan dapat membangun budaya kerja yang tertib, profesional, serta mengedepankan kepatuhan terhadap peraturan.
Upaya pencegahan sejak awal menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bertanggung jawab dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Barito Utara.(Red)

