Tekan Kasus Kekerasan, DPRD Palangka Raya Soroti Peran Keluarga dan Sekolah

Palangka Raya, Tambunbungai.com – DPRD Kota Palangka Raya, mengajak keluarga dan pihak sekolah untuk berperan aktif dalam mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan. Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengatakan peran orang tua dan lingkungan pendidikan sangat krusial dalam menekan angka kekerasan. “Berdasarkan data DP3APPKB Kalimantan Tengah, terdapat 43 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Palangka Raya selama 2025,” ujarnya, Jumat (9/1/2026)

Ia menilai, angka tersebut menunjukkan masih tingginya kasus kekerasan yang perlu menjadi perhatian serius semua pihak. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan terdekat yang memiliki peran utama dalam melakukan pengawasan terhadap anak, baik di rumah maupun saat beraktivitas di luar. “Orang tua harus benar-benar memperhatikan anak, baik saat di rumah, di sekolah, maupun dalam pergaulan sehari-hari,” katanya.

Selain pengawasan, edukasi bagi orang tua juga dinilai penting agar mampu mengenali perubahan perilaku anak yang dapat menjadi indikasi awal terjadinya kekerasan atau perundungan.

Rana juga menyoroti peran sekolah dalam pencegahan kekerasan, khususnya melalui guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta wali kelas yang memiliki interaksi intens dengan siswa. “Guru harus lebih peka terhadap perubahan sikap siswa, seperti menjadi pendiam, murung, atau takut, karena itu bisa menjadi tanda adanya masalah,” tutupnya.(nis)