PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur serta jajaran Forkopimda Kalteng, secara resmi melepas keberangkatan peserta program Mudik Gratis 2026. Prosesi pelepasan ini berlangsung dengan khidmat di titik kumpul utama yang berlokasi di Palangka Raya.
Program Mudik Gratis Kalimantan Tengah 2026 ini diselenggarakan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang ingin merayakan hari raya di kampung halaman. Melalui inisiatif ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban biaya transportasi sekaligus menekan angka penggunaan kendaraan roda dua untuk perjalanan jarak jauh.
Fasilitas Armada dan Keamanan Penumpang
Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyediakan puluhan armada bus yang telah melalui uji kelayakan jalan (ramp check) secara ketat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh penumpang selama dalam perjalanan menuju daerah tujuan masing-masing.
Selain itu, setiap armada bus juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung serta didampingi oleh petugas kesehatan untuk mengantisipasi kebutuhan medis darurat. Langkah preventif ini diambil guna menjamin bahwa seluruh pemudik dapat sampai di tujuan dalam keadaan sehat dan selamat.
Sinergi Pemerintah dan Forkopimda
Kehadiran jajaran Forkopimda dalam acara pelepasan tersebut menegaskan adanya sinergi yang kuat antara eksekutif dan aparat keamanan dalam menjaga kelancaran arus mudik. Gubernur menekankan bahwa koordinasi lintas sektor sangat krusial agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di titik-titik rawan kemacetan.
Oleh karena itu, pemerintah juga telah menyiagakan posko-posko pemantauan di sepanjang jalur utama provinsi. Partisipasi aktif dari kepolisian dan TNI diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan melalui jalur darat.
Harapan untuk Kelancaran Arus Mudik
Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya berpesan kepada para pengemudi agar tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas. Ia juga mengingatkan para pemudik untuk menjaga ketertiban serta saling menghormati sesama pengguna jalan selama perjalanan berlangsung.
”Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat dalam momen penting ini. Semoga bantuan transportasi ini memberikan manfaat nyata dan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi keluarga di kampung halaman,” pungkasnya.
Program keberangkatan Mudik Gratis Kalimantan Tengah 2026 ini diharapkan menjadi agenda rutin yang kualitas pelayanannya terus ditingkatkan dari tahun ke tahun demi kesejahteraan masyarakat luas. (tb)

