PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar Uji Kompetensi (Ujikom) untuk Jabatan Fungsional (JF) Binaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam lingkup Pemerintah Daerah Periode 3 Tahun 2024. Acara yang berlangsung di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya, pada Kamis (21/11/24).
Uji Kompetensi ini Menindaklanjuti Surat Kepala Pusat Perencanaan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Nomor S.462/REN/PPA/SDM.3.1/B/10/2024 tanggal 12 November 2024 tentang Penjadwalan Kembali Uji Kompetensi JF Binaan KLHK Lingkup Pemerintah Daerah Periode 3 Tahun 2024.
Dalam sambutannya, Kepala DLH Kalimantan Tengah, Joni Harta, mengingatkan bahwa tantangan lingkungan yang dihadapi ke depan semakin besar dan kompleks. Isu lingkungan kini menjadi perhatian utama di seluruh dunia, dengan berbagai pihak berlomba menerapkan konsep-konsep ramah lingkungan seperti green energy, green building, dan green technology.
“Perubahan pola pikir inilah yang harus kita tangkap, salah satunya adalah dengan menyiapkan SDM yang berkualitas dan handal untuk menjaga kelangsungan hidup seluruh ekosistem, serta kelestarian fungsi lingkungan di Bumi Tambun Bungai yang kita cintai ini,” ujar Joni Harta.
Lebih lanjut, Joni menekankan pentingnya menciptakan SDM yang memiliki kompetensi di bidang lingkungan guna mendukung tercapainya target pemerintah, yaitu net zero emission pada tahun 2060. Untuk mencapai target ini, pemerintah memperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp28.223 triliun, dengan sektor transportasi dan energi menjadi yang terbesar dalam hal pendanaan.
“Kita harus menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Ini sejalan dengan agenda-agenda besar seperti SDGs, Paris Agreement, serta Visi Indonesia Emas 2045. Ekonomi hijau menjadi kunci untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah dan mewujudkan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi,” jelasnya.
Selain itu, Joni Harta juga mengungkapkan tentang pentingnya sektor kehutanan dan lahan dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Indonesia memiliki program FOLU Net Sink 2030, yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) melalui pengelolaan kehutanan yang lebih baik. Program ini diproyeksikan akan berkontribusi hampir 60% dalam pencapaian target penurunan emisi GRK Indonesia.

Kegiatan Uji Kompetensi ini merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan para tenaga ahli dalam jabatan fungsional yang akan mendukung implementasi kebijakan-kebijakan tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah penting dalam menciptakan SDM yang siap menghadapinya perubahan besar di sektor lingkungan hidup.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah Agustan Saining, Asesor dan Pendamping dari KLHK, serta peserta ujikom yang berasal dari Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya.(man)

