Kuala Kapuas – Bertempat di Kantor Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, digelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Menggali Usulan Program Pencegahan dan Penurunan Stunting Melalui Paket Layanan Konvergensi Stunting” pada hari Rabu, 26 Juni 2024. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, diantaranya yaitu Kepala Desa Pangkalan Sari Ahmadi S., S.AP dan Ketua BPD, kemudian dari berbagai unsur seperti Kader Pembangunan Manusia (KPM), Bidan Desa, Kader Posyandu, Guru PAUD, Masyarakat Desa, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.
FGD ini digagas dengan tujuan utama untuk mencari solusi bersama dalam mencegah dan menurunkan angka stunting di Desa Pangkalan Sari. Melalui FGD ini, diharapkan terhimpun berbagai ide dan solusi dari ketujuh layanan konvergensi stunting, yang nantinya akan menjadi pondasi dalam menyusun Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2025.
Kepala Desa Ahmadi S., S.AP, dalam sambutannya, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Desa Pangkalan Sari bebas stunting. “Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah masa depan bangsa. Kita harus bersatu padu untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di desa kita,” ujarnya.
Dengan dipandu oleh Pendamping Lokal Desa yaitu Ahmad Noor Ilmi, kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Percepatan Penurunan Stunting menjadi lebih terarah dan terstruktur. Sehingga banyak usulan-usulan dari berbagai unsur masyarakat dapat ditampung dan difasilitasi agar bisa masuk ke dalam dokumen RKPDes Tahun Anggaran 2025 nantinya.
FGD di Desa Pangkalan Sari ini merupakan langkah awal yang positif dalam peran desa melawan stunting. Dengan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak, diharapkan angka stunting di Desa Pangkalan Sari dapat diturunkan secara signifikan, sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (tb)