Pengendara Diminta Waspada, Ratusan Kilometer Jalan Nasional di Kalteng Sedang Tahap Perbaikan Intensif

PALANGKA RAYA – Menjelang musim mudik Lebaran 2026, sejumlah ruas jalan Trans Kalimantan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) terus dikebut perbaikannya. Para pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat banyaknya titik pengerjaan fisik yang tersebar di ratusan kilometer jalur utama.

​Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng, perbaikan intensif ini merupakan bagian dari program tahun anggaran 2025/2026. Fokus utama pekerjaan adalah memastikan kelancaran arus transportasi, khususnya untuk menghadapi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik nanti.

​Titik-Titik Fokus Perbaikan

Beberapa jalur nasional yang kini tengah menjadi perhatian serius meliputi:

  1. ​Ruas Palangka Raya – Kuala Kurun (Kabupaten Gunung Mas): Dilakukan pemeliharaan rutin berupa penambalan lubang (patching) untuk meminimalisir risiko kecelakaan.
  2. ​Ruas Kereng Pangi – Sampit: Jalur yang melintasi Kabupaten Katingan hingga Kotawaringin Timur ini sedang ditangani di beberapa titik kerusakan yang selama ini dikeluhkan mengganggu kenyamanan.
  3. ​Ruas Tamiang Layang – Ampah: Meliputi wilayah Barito Timur dan Barito Selatan.
    ​Ruas Pulang Pisau – Kapuas: Jalur vital menuju perbatasan Kalimantan Selatan ini terus didorong penyelesaiannya agar mantap sebelum Lebaran.
  4. ​Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit: Proyek ini ditargetkan rampung pada 2026 untuk mengurai kepadatan truk dan kendaraan besar di dalam kota Sampit.

​Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Juni Gultom, menyatakan bahwa meskipun sebagian besar jalan provinsi sudah dalam kondisi mantap, koordinasi dengan pemerintah pusat terus diperkuat untuk penanganan jalan nasional.

​”Untuk menjaga kondisi jalan agar tetap mantap, kami telah membentuk Sekretariat Bersama antara PUPR Provinsi dan Balai Jalan Nasional sebagai wadah koordinasi penanganan,” ujar Juni Gultom saat mendampingi Gubernur Kalteng dalam sebuah tinjauan baru-baru ini.
​Ia menjelaskan bahwa pembagian kewenangan tetap menjadi acuan, di mana jalan nasional merupakan tanggung jawab Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), sementara jalan provinsi dikelola oleh Dinas PUPR Kalteng.

​Imbauan bagi Pemudik
Pemerintah mengingatkan para pengemudi untuk berhati-hati, terutama saat melintasi area yang sedang dalam pengerjaan fisik. Keberadaan alat berat, material di bahu jalan, serta potensi penyempitan jalur akibat sistem buka-tutup di beberapa titik memerlukan konsentrasi tinggi dari pengendara.

Perbaikan ini diharapkan dapat selesai tepat waktu guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang akan merayakan hari raya di kampung halaman. (tb)