Kesbangpol Barut Dorong Konsolidasi Lembaga Adat Cegah Konflik Sosial dan Perkuat Perlindungan Masyarakat Adat

Muara Teweh, Tambunbungai.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, menegaskan pentingnya konsolidasi antara lembaga adat, pemerhati, dan penggiat adat guna mencegah potensi konflik sosial yang dapat mengganggu kedamaian dan kerukunan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam kesempatan terbatas di Muara Teweh, Minggu (11/1/2026). Menurut Rayadi, meskipun secara tugas pokok dan fungsi Kesbangpol tidak menangani langsung urusan adat, pihaknya tetap memberi perhatian serius terhadap potensi kerawanan sosial yang dapat timbul akibat kurangnya konsolidasi di bidang adat.

Salah satu indikatornya, kata dia, adalah belum rampungnya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Adat Dayak di DPRD yang telah berlangsung cukup lama. “Kami melihat adanya potensi kerawanan sosial yang bisa memengaruhi kedamaian masyarakat. Salah satu indikatornya adalah belum selesainya Raperda tentang Adat Dayak yang sangat penting bagi keberlangsungan adat istiadat di wilayah kita,” ujar Rayadi.

Ia menilai, penting bagi seluruh lembaga adat dan pihak yang memiliki perhatian terhadap pelestarian adat untuk bersatu serta menyusun strategi bersama dalam rangka perlindungan dan pemberdayaan masyarakat adat. Konsolidasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kerukunan sekaligus meminimalisir potensi konflik sosial. “Penyelesaian konflik sosial tidak hanya dilakukan melalui pendekatan formal, tetapi juga melalui pendekatan adat yang sejak lama menjadi bagian dari sistem penyelesaian masalah di masyarakat. Karena itu, konsolidasi semua pihak sangat diperlukan agar berjalan efektif,” tambahnya.

Rayadi juga menyampaikan bahwa visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Barito Utara mendukung penguatan adat dan istiadat sebagai salah satu program strategis daerah untuk menjaga kedamaian, memajukan pembangunan, serta menjadikan adat sebagai perekat sosial masyarakat. “Kami siap memfasilitasi pertemuan terbatas sebagai langkah awal merumuskan pendekatan dan strategi yang jelas dalam konsolidasi ini. Selanjutnya diharapkan dapat diteruskan secara komprehensif oleh perangkat daerah yang berkompeten,” pungkasnya.

Melalui langkah tersebut, Kesbangpol Barito Utara berharap eksistensi adat istiadat tetap terjaga dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta keutuhan NKRI.(red)