Paduran Mulya, Pulang Pisau – Desa Paduran Mulya, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, telah melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun mendatang dan DURKP Tahun Anggaran 2027. Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Paduran Mulya, Hendra dan juga Ketua BPD Desa Paduran Mulya.
Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Musrenbangdes dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran pemerintah kecamatan yang diwakili oleh Sekretaris Camat Sebangau Kuala, Catur Subandi, beserta staf. Turut hadir pula Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Pulang Pisau, Ketua BPD beserta Anggota, Ketua TP PKK, Ketua RT/RW, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, dan perwakilan masyarakat setempat.

Infrastruktur Jalan Penghubung Mendesak Diperbaiki
Fokus utama pembahasan dalam forum partisipatif ini adalah peningkatan infrastruktur. Masyarakat secara kolektif mengusulkan agar perbaikan jalan utama penghubung antara Desa Sebangau Jaya dan Desa Paduran Mulya menjadi prioritas tertinggi.
Usulan ini didasarkan pada kondisi faktual jalan yang dilaporkan telah mengalami kerusakan berat. Kerusakan tersebut dinilai menghambat kelancaran mobilitas, transportasi, dan aktivitas ekonomi warga sehari-hari. Oleh karena itu, masyarakat mendesak agar segera dilakukan pengerasan dan peningkatan kualitas jalan tersebut.
Kepala Desa Hendra menegaskan bahwa usulan perbaikan jalan ini akan ditetapkan sebagai program prioritas dan akan dikawal secara maksimal dalam Musrenbang tingkat Kecamatan Sebangau Kuala.
Komitmen Dukungan Pemerintah Kecamatan
Sekretaris Camat Catur Subandi menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan memberikan dukungan terhadap usulan yang diajukan, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti perbaikan infrastruktur vital. Kehadiran Tenaga Ahli P3MD juga memastikan bahwa proses perencanaan berjalan sesuai dengan ketentuan dan berpedoman pada kaidah pembangunan daerah.
Musrenbangdes Paduran Mulya diharapkan menghasilkan perencanaan yang solid dan menjawab kebutuhan riil warga, terutama dalam upaya peningkatan aksesibilitas dan kesejahteraan melalui perbaikan infrastruktur jalan. (tb)

