PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Tengah, Rizky Ramadhana Bajuri, menegaskan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan dan energi dalam rangka mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045. Dalam kesempatan ini, Rizky mengungkapkan kesiapan Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng untuk berperan aktif dalam mendorong Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.
“Disbun Kalteng siap berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi menuju Indonesia Emas 2045. Kami berkomitmen untuk turut serta dalam menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Rizky, Senin (16/12/2024).
Menurut Rizky, sektor perkebunan di Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, dan kakao, yang menjadi sumber pendapatan utama masyarakat, juga berkontribusi signifikan pada kebutuhan pangan dan energi. Oleh karena itu, pengelolaan yang berkelanjutan menjadi prioritas utama bagi Disbun Kalteng.
“Pengelolaan yang berkelanjutan menjadi fokus utama kami untuk memastikan sektor perkebunan terus berkembang tanpa merusak lingkungan,” tegas Rizky.
Selain itu, Rizky menambahkan bahwa Disbun Kalteng juga berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas lahan perkebunan dengan menerapkan teknologi modern yang ramah lingkungan. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara produktivitas perkebunan dan kelestarian alam.
“Penggunaan teknologi ramah lingkungan akan menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi sektor perkebunan kami. Kami ingin memastikan bahwa keberlanjutan alam tetap terjaga,” ujar Rizky.
Disbun Kalteng terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pelaku usaha, dan petani, untuk meningkatkan hasil perkebunan sekaligus menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan bagi masyarakat. Melalui kerja sama ini, Disbun Kalteng berharap dapat mengoptimalkan potensi sektor perkebunan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Semoga peran sektor perkebunan di Kalimantan Tengah dapat semakin diperkuat, sehingga bisa menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutup Rizky.(man)