PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Kalimantan Tengah mengungkapkan dukungannya terhadap kolaborasi pendanaan hijau untuk pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan. Komitmen ini semakin menguat setelah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT. Bank Kalteng dan USAID Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR), yang berlangsung beberapa waktu lalu.
Program yang diluncurkan ini bertujuan mendorong penerapan praktik kelapa sawit yang ramah lingkungan melalui dukungan pendanaan hijau. Inisiatif ini sejalan dengan upaya menciptakan sektor perkebunan yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng, Rizky Ramadhana Badjuri, menegaskan bahwa pihaknya melihat peluang besar dari kerjasama ini, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sektor perkebunan.
“Kami dari Dinas Perkebunan siap untuk mendukung program ini, sehingga nantinya akan membawa manfaat yang optimal, khususnya bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya, Rabu (16/12/2024).
Lebih lanjut, Rizky menjelaskan bahwa pendanaan hijau untuk kelapa sawit berkelanjutan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan, sosial, dan ekonomi di sektor perkebunan.
“Hal ini juga menjadi jawaban atas tantangan industri kelapa sawit yang sering dikaitkan dengan isu kerusakan lingkungan,” imbuhnya.
Penandatanganan MoU ini juga membuka peluang untuk memperkuat posisi Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Dengan pendekatan keberlanjutan, pengelolaan kelapa sawit diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi generasi mendatang.(man)