Puruk Cahu. Tambunbungai.com — Dalam upaya meningkatkan sinergi dengan para investor, Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengadakan Forum Koordinasi Pemerintah Daerah dan Investor Kabupaten Murung Raya 2024. Acara ini berlangsung di GPU Tira Tangka Balang pada Selasa (3/12/2024) dengan tema “Penguatan Strategi Investasi Daerah”.
Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Perangkat Daerah, perwakilan investor, dan stakeholder lainnya. Dalam sambutannya, Kepala DPMPTSP Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo, menyoroti pentingnya pengelolaan data investasi yang terstruktur dan terintegrasi. “Manajemen data investasi yang baik adalah kunci untuk mendukung perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, hingga penyusunan regulasi. Data yang akurat mempermudah kita dalam memetakan potensi dan menangani tantangan investasi di Murung Raya,” kata Sarwo.
Dalam laporannya, Sarwo mengungkapkan bahwa Kabupaten Murung Raya telah mencapai hasil yang membanggakan di sektor investasi. “Hingga triwulan III tahun 2024, kita berhasil merealisasikan investasi sebesar Rp2,23 triliun dari target Rp2,16 triliun. Ini berarti kita telah mencapai 103 persen dari target tahunan yang ditetapkan DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkapnya.
Sarwo juga menekankan bahwa forum ini merupakan ruang dialog strategis untuk membahas berbagai isu investasi. Pemerintah Kabupaten Murung Raya ingin memastikan bahwa investor mendapat dukungan penuh, baik dari sisi regulasi maupun fasilitas.
Selain itu, forum ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan investor terhadap Kabupaten Murung Raya sebagai wilayah potensial. “Kami berharap sinergi yang terjalin dalam forum ini dapat mendorong pertumbuhan investasi di berbagai sektor, terutama infrastruktur, agribisnis, dan energi terbarukan,” tambahnya.
Dengan keberhasilan melampaui target investasi, Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimistis dapat terus menarik minat investor baru dan mempercepat pembangunan daerah yang berkelanjutan. Forum ini sekaligus menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan inklusif bagi semua pihak.(kin)