PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Sesuai Instruksi Presiden, bahwa setiap kepala daerah, baik provinsi maupun kabupaten/ kota, memiliki kewajiban mengendalikan inflasi di daerah yang dipimpinnya.
Menduduki posisi ke 2 teratas inflasi nasional pada bulan September sampai November 2022, merupakan pukulan berat bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Daya beli masyarakat anjlok, harga bahan pokok melesat naik.
Menghadapi situasi ini, Gubernur Sugianto Sabran langsung mengambil tindakan tegas dengan meluncurkan berbagai inisiatif untuk menanggulangi inflasi, termasuk bantuan langsung tunai (BLT), gerakan tanam lombok, serta pemanfaatan pekarangan rumah.
Salah satu langkah penting yang diambil adalah penyelenggaraan program pasar murah atau pasar penyeimbang. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terkena dampak inflasi, dengan cara mengintervensi harga-harga bahan pokok. Melalui pasar murah, pemerintah memberikan subsidi harga hingga 95 persen, sehingga masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Skema ini terbukti sangat membantu dalam meningkatkan daya beli masyarakat.
“Program pasar murah ini sangat efektif dalam menurunkan inflasi karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Dengan subsidi yang diberikan, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga beban ekonomi mereka berkurang,” ujar Gubernur H. Sugianto Sabran.
Keberhasilan Kalimantan Tengah dalam mengendalikan inflasi juga didukung oleh keselarasan antara program-program pengendalian inflasi dan langkah-langkah sosial lainnya. Bantuan sosial (Bansos) yang diberikan pemerintah tetap berfungsi sebagai dukungan tambahan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu. Namun, intervensi harga melalui pasar murah adalah upaya langsung yang membidik penyebab utama inflasi—kenaikan harga barang-barang pokok.
Pada bulan Oktober 2024, hasilnya terlihat jelas. Inflasi di Kalimantan Tengah turun drastis, menempatkan provinsi ini di posisi ketiga terendah secara nasional. Hal ini menunjukkan bahwa program-program pengendalian inflasi yang digagas oleh pemerintah daerah dapat memberikan dampak signifikan bagi perekonomian masyarakat.(man)