Pembinaan Perpustakaan Sekolah dan Madrasah di Palangka Raya, Dispursip Kalteng Dorong Penguatan Literasi

PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah (Dispursip Kalteng) melalui Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca menggelar kegiatan pembinaan untuk pengelola perpustakaan sekolah dan madrasah di wilayah Kota Palangka Raya. Acara yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Dispursip Prov. Kalteng. Kamis (14/11/24). Diikuti oleh kepala perpustakaan SMA/SMK/MA dan SLB setempat.

Kegiatan pembinaan ini dimulai dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca, Elahni Hajati SW. Dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya pembentukan forum bagi kepala perpustakaan serta tenaga perpustakaan di sekolah dan madrasah. Ia juga menyampaikan pentingnya dukungan teknis dalam penyelenggaraan perpustakaan yang sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP), serta mendorong terciptanya perpustakaan yang komunikatif, kreatif, dan inovatif.

Elahni menyatakan bahwa perpustakaan yang baik harus menjadi “jantung” sekolah atau madrasah, berperan aktif dalam membudayakan kegiatan membaca dan menulis sebagai bagian dari literasi di kalangan siswa.

“Perpustakaan harus menjadi tempat yang menarik dan inspiratif, sehingga dapat mendukung pengembangan potensi siswa di bidang akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Foto bersama acara Pembinaan Perpustakaan Sekolah dan Madrasah. (Photo/Firmanto)

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, Arthur Mukkun, menjelaskan bahwa Dispursip Kalteng bertanggung jawab dalam menjalankan amanat Undang-Undang RI No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, yang juga dijabarkan dalam Peraturan Pemerintah RI No. 24 Tahun 2014. Arthur menekankan bahwa pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, wajib menjamin penyelenggaraan dan pengembangan perpustakaan di seluruh wilayah.

“Penyelenggaraan perpustakaan di daerah harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan perpustakaan di Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk di lingkungan sekolah dan madrasah,” tutur Arthur.

Berdasarkan data Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Provinsi Kalimantan Tengah 2024 yang dihimpun oleh Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca, terdapat 2.452 perpustakaan di tingkat SD/MI, 900 perpustakaan SMP/MTS, serta 473 perpustakaan SMA/SMK/MA. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.179 perpustakaan sekolah/madrasah telah memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP).(man)