BUNTOK. Tambunbungai.com — Dalam rangka mengantisipasi kondisi banjir dengan ketinggian air yang terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan kini menetapkan status siaga banjir. Penetapan status siaga banjir tersebut berdasarkan hasil rapat jajaran Forkopimda Kabupaten Barito Selatan, baru-baru tadi di Aula Kantoir Bappeda Barito Selatan.

Penjabat Bupati Barito Selatan Deddy Winarwan didampingi Sekda Barito Selatan Purwanto memimpin rapat koordinasi siaga bencana banjir dalam rangka mengantisipasi bencana banjir yang dikabarkan ketinggian air terus meningkat dalam sepekan terakhir. Rapat koordinasi tersebut melibatkan seluruh stakeholder mulai dari camat, lurah dan seluruh unsur Forkopimda Barito Selatan yang berlangsung di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Barito Selatan.
Usai menggelar rapat, Penjabat Bupati Barito Selatan Deddy Winarwan kepada sejumlah awak media mengatakan, rapat koordinasi yang dilaksanakan ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasi dan pencegahan bencana banjir, sekaligus sepakat menetapkan kota Buntok menjadi status siaga bencana banjir.
Ditambahkan Deddy Winarwan, penetapan status siaga bencana banjir berdasarkan laporan dari seluruh camat di wilayah Kabupaten Barito Selatan, dimana hingga saat ini terdapat ada 11 desa yang tergenang banjir dengan ketinggian air berkisar antara satu hingga dua meter.(rul)

