Pemkab Murung Raya dan UGM Bahas Strategi Pembangunan Berkelanjutan Lewat FGD

PURUK CAHU. Tambunbungai.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan daerah. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bappedalitbang Mura pada Senin (15/7/24) ini dibuka oleh Asisten I Setda Mura, Serampang, mewakili Bupati Mura.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Tim Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM, Dr. Agus Joko Pitoyo, M.A., beserta tim, serta stakeholder terkait lainnya. Dalam sambutannya, Serampang mengungkapkan pentingnya kolaborasi ini untuk menghasilkan dokumen-dokumen strategis yang akan menjadi pedoman pembangunan Kabupaten Murung Raya.

“Berdasarkan perjanjian kerja sama dengan UGM, ada enam kegiatan utama yang akan dilaksanakan, termasuk penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pembangunan Berkelanjutan 2025-2030 dan dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) 2025-2029,” jelas Serampang. Ia berharap hasil FGD ini mampu memberikan rekomendasi yang konkret dan aplikatif untuk perencanaan pembangunan yang lebih baik.

Plt. Kepala Bappedalitbang Mura, Fery Hardi, menambahkan bahwa FGD ini merupakan salah satu langkah proaktif Pemkab Mura dalam mempersiapkan diri menghadapi dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Murung Raya harus siap menjadi area penyangga IKN. Kita perlu menentukan langkah strategis apa yang bisa kita ambil untuk mendukung pembangunan nasional ini,” ujar Fery.

Kegiatan FGD yang berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Juli 2024, akan membahas isu-isu penting seperti analisis perkembangan ekonomi wilayah, potensi sumber daya alam, hingga penyusunan roadmap sistem inovasi daerah. “Kami berharap ini menjadi awal dari strategi pembangunan yang berkelanjutan, selaras dengan visi Murung Raya di masa depan,” lanjut Fery.

Ketua Tim UGM, Dr. Agus Joko Pitoyo, menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam merumuskan strategi pembangunan. “Kami di UGM siap memberikan dukungan akademis dan teknis untuk memastikan dokumen-dokumen yang dihasilkan dapat diimplementasikan dengan baik,” ungkapnya.

Dengan FGD ini, Pemkab Murung Raya berharap dapat memperkuat perencanaan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah saat ini, tetapi juga mempersiapkan Murung Raya untuk menjadi daerah yang tangguh dan kompetitif di masa depan.(kin)