PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Menjelang Event Internasional UCI MTB Elimnator World Cup 2024 yang dilaksanakan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Panitia Penyelenggara terkait bersama jajaran Dit Pamobvit Polda Kalteng menggelar Risk Assesment atau penilaian resiko bahaya di Sirkuit SG 1973 Palangka Raya, Selasa (14/5/24). Kegiatan yang dilaksanakan ini mencakup banyak hal, salah satunya dengan melakukan peninjauan ke area sirkuit yang akan digunakan untuk kejuaraan balap sepeda dunia pada tanggal 19 Mei 2024 mendatang.

Kepada awak media, Direktur Dit Pamobvit Polda Kalteng Kombespol Elijas didampingi Ketua Harian Pengprov ISSI Kalteng Rahmat Nasution Hamka menyampaikan tujuan dari Risk Assesment ini tak lain ingin melihat sejauh mana kesiapan penyelenggaraan kegiatan besar ini.
“Kami akan menilai semua potensi risiko bahaya atau Risk Assesment. Kita akan coba melihat apa saja yang sekiranya yang telah dipersiapkan oleh panitia untuk mengantisipasi itu. Nanti, kita bersama-sama dengan pihak panitia akan memberikan masukan guna mengantisipasi risiko bahaya itu,” ujar Kombespol Elijas.
Kombespol Elijas juga menambahkan bahwa, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, diantaranya toilet, tenda dan CCTV yang nantinya akan dilengkapi oleh panitia atau EO (Event Organizer) dalam beberapa hari yang tersisa, sebelum kegiatan ini dilaksanakan.
Lebih lanjut disampaikan Ketua Harian Pengprov ISSI Kalteng, Rahmat Nasution Hamka yang menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polda Kalimantan Tengah, karena telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan UCI Mountain Bike Eliminator series ke-3 dari 8 series. “Nanti, tanggal 17 Mei 2024, kami juga akan melakukan gladi untuk memastikan kesiapan dari penyelenggaraan kegiatan ini,” ucapnya.
Rahmat Hamka juga mengingatkan, bahwa kegiatan ini bertepatan dengan rangkaian HUT Kalteng ke-67 Tahun, tentunya untuk pengamanan akan semakin ditingkatkan lagi. “Kami rencananya juga akan melibatkan pengamanan swadaya masyarakat, termasuk pula melibatkan pengamanan adat. Hal ini kami maksudkan sebagai bentuk dukungan dari masyarakat atas penyelenggaraan kegiatan ini,” tambahnya.
Ditambahkan Rahmat, untuk track tidak ada perubahan yang berarti. Namun, yang pasti pihaknya akan memberikan yang terbaik dalam penyelenggaraan UCI MTB Eliminator seri-3 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Terakhir Ia menyampaikan, bahwa event ini berskala internasional yang akan diikuti oleh peserta yang berasal dari kurang lebih 60 negara, sekaligus membawa nama baik Indonesia. Tentunya, kami memiliki tanggungjawab besar agar kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Untuk seri ke-4, event ini akan dilaksanakan di Turkey.(YZ)

