PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Norhaini mengajak masyarakat dan seluruh elemen yang ada untuk bekerjasama dalam pencegahan dan penanganan bencana karhutla di Kota Palangka Raya.
Ia menerangkan yang menjadi penyebab kebakaran hutan dapat berasal dari alam dan ulah manusia. Alam dapat memberikan risiko terjadinya kebakaran ketika musim kemarau yang panjang dan ketika gunung berapi meletus. Sementara itu, ulah manusia dapat menjadi penyebab kebakaran hutan karena kesalahan dan faktor ekonomi.
Norhaini mengatakan bahwa pekerjaan ini tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak, namun memerlukan Kerjasama dari seluruh elemen yang ada baik itu masyarakat, pemerintah, dan instansi Terkait. “Kita perlu bergerak bersama supaya karhutla ini tidak terjadi apalagi separah yang kemarin, tentu hal ini perlu partisipasi dari masyarakat seperti melaporkan jika melihat ada lahan yang terbakar, tidak membuang atau membakar sampah sembarangan, dan lain sebagainya. Pekerjaan ini bukan pekerjaan satu orang, jadi kita tentu mengajak masyarakat, pemerintah, dan instansi yang terkait dengan hal ini untuk bekerja sama supaya tidak terlang hal yang sama lagi,” kata Norhaini, Kamis (29/2/24).
Norhaini juga mengatakan bahwasannya dampak yang ditimbulkan dari bencana karhutla ini tidak main main, dampaknya bisa menyebabkan aktifitas sehari-hari, Kesehatan, dan mobilitas masyarakat terganggu, jadi dirinya berharap tidak akan terjadi hal serupa di masa depan. “Dampaknya juga sangat besar di masyarakat, kita lihat saja saat bencana kabut beberapa waktu lalu. Sekolah sempat daring, Mobilitas masyarakat berkurang, banyak masyarakat yang sakit karena kabut itu jadi kita tentu berharap tidak ada lagi hal serupa yang terjadi di Kota kita Palangka Raya ini,” pungkas Norhaini. (YZ)