Maknai Peringatan Isra Mi’raj, Anggota DPRD Kota HM. Khemal Nasery Minta Umat Islam Perkuat Keimanan dan Silaturahmi

PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Islam, yang merujuk pada perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Yerusalem (Isra’) dan dari Yerusalem ke langit (Mi’raj). Peristiwa ini memiliki banyak hikmah dan pelajaran yang bisa dipetik oleh umat Islam.

Menanggapi itu, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Palangka Raya yang juga anggota DPRD Kota Palangka Raya  HM Khemal Nasery menyampaikan, semarak peringatan Isra Mikraj di kota Palangka Raya sendiri pada umumnya dilaksanakan di masjid-masjid dan juga musholla. “Peringatan Isra Mikraj dilaksanakan di masjid-masjid dan musholla di Kota Palangka Raya. Biasanya jemaah memenuhi masjid guna mendengarkan tausiyah dan berdoa bersama,” ungkapnya, Senin (5/2/2024) di Palangka Raya.

Lebih lanjut Khemal mengatakan, setiap menyambut hari besar umat Islam seperti halnya Isra Mikraj di tahun 2024 ini, maka pihak PHBI Palangka Raya sendiri sudah melakukan kerja sama dengan masjid-masjid. Setidaknya melalui pelaksanaan peringatan hari besar umat Islam tersebut menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, dan berbagi kebahagiaan antar warga “Kami dari PHBI akan selalu hadir, sesuai misi PHBI Palangka Raya yakni bagaimana mensyiarkan hari besar umat Islam di tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.

Terlepas dari itu, Khemal yang juga merupakan anggota DPRD Palangka Raya ini mendorong agar generasi muda maupun anak didik untuk dapat meresapi dan memahami betapa pentingnya hari besar umat Islam. “Isra Mikraj, Maulid Nabi, Tahun Baru Islam dan masih banyak lagi hari besar Islam lainnya, maka di setiap peringatannya itu berisikan momentum besar dalam perkembangan agama Islam di dunia ini,” imbuhnya.

“Peringatan Isra Mikraj tahun ini sedikit berbeda, karena di tengah situasi tahun politik. Namun saya mengajak masyarakat untuk tetap menciptakan persatuan dan kesatuan. Meski berbeda pilihan, tapi itu hanya sebatas pandangan politik saja. Jangan sampai membuat kita terkotak-kotak atau terpecah belah,” pungkas Khemal.(nis)