Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Sirojuth Tholibin Fathonah Kuala Kapuas

KUALA KAPUAS. Tambunbungai.com — Yayasan Pondok Pesantren Rumah Yatim melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Sirojuth Tholibin Fathonah, bertempat di Basarang km. 6 dalam, sekaligus digelar pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijrah, yang berlangsung di Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Rabu (4/10/23).

Pendiri Pondok Pesantren Rumah Yatim, Kunanto, ST dalam sambutannya menyampaikan bahwa yang melatarbelakangi berdirinya pondok pesantren ini adalah pengalaman dirinya pribadi, ia bercerita bahwa semasa hidupnya dari lahir sosok sang ayah, sehingga dengan latar belakang itulah yang mengatur artinya untuk mendirikan pondok pesantren ini. “Inilah keharuan kami, di mana yayasan ini kami bangun, dilatar belakangi atas apa yang saya alami pribadi, saya dari lahir tidak pernah melihat wajah bapak saya, sehingga saya tersentuh hati saya untuk membangun rumah anak yatim di sini. Anak yatim disini nantinya bukan kita manja tapi akan kita bina secara mandiri, saya sekolahkan, saya sediakan tempat yang layak, saya ajarkan untuk berwirausaha,” katanya.

Pendiri Pondok pesantren Rumah Yatim Kunanto, ST saat menyampaikan sambutan. (Photo/zikin)

Ia juga mengaku memiliki cita-cita berkeinginan pondok pesantren ini kedepannya mampu menjadi sekolah berkarap nasional. Untuk itu dirinya berharap dukungan do’a dari masyarakat agar kiranya pesantren ini bisa cepat dalam pembangunannya, dirinya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga merawat pesantren ini nantinya, hal tersebut mengingat pesantren tersebut merupakan milik bersama. “Untuk itu saya memohon dukungan dan do’a semua masyarakat, jangan menganggap pondok ini milik saya sendiri, ini adalah milik kita bersama, sudah saya hibahkan, sehingga pondok pesantren ini milik kita bersama masyarakat Kabupaten Kapuas. Cita-cita saya kedepannya, ini nanti akan kita jadikan sekolah bertaraf nasional,” harapnya.

Sementara itu, Ketua panitia yang sekaligus ketua yayasan, Heribowo dalam sambutannya mengatakan bahwa pondok pesantren ini nantinya sebagai wadah menimba ilmu bagi anak-anak yatim, dan itu gratis. Selain itu, ke depannya juga pondok pesantren ini jika sudah berkembang dan maju maka pihaknya mengaku siap untuk menampung anak-anak yang mampu untuk menimba ilmu di pondok ini.

“Tujuan dari adanya pondok pesantren disini nantinya adalah untuk menampung dan mendidik juga menyekolahkan anak-anak yatim bagi yang tidak mampu, nanti akan di tampung di sini, mereka akan diberikan pelajaran, dan nanti setelah pondok ini berkembang, tidak menutup kemungkinan bagi anak-anak bapak ibu yang mampu ingin belajar disini, kami juga siap untuk menampung,” ucapnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu, mendukung dan mendorong pembangunan pondok pesantren ini dalam bentuk apapun. Ia juga mengharapkan kerendahan hati dan dukungan masyarakat agar pembangunan ini cepat perkembangan, cepat selesai sehingga bisa cepat terlaksananya pendidikan disini. “Dan mudah-mudahan juga dalam pembangunan ini kiranya bapak ibu yang mempunyai keinginan untuk ikut berpartisipasi mau membantu membangun memajukan pondok pesantren ini, kami sebagai pengurus yayasan dengan senang hati menerima apabila ada donatur yang mau ikut membantu,” pungkasnya.

Dalam pelaksanaan tersebut di hadiri oleh Penceramah Habib Ahmad Al Habsy, Penasihat KH. Harun Safi’i dan KH. M. Ardani Ahmad, Pj Bupati Kapuas yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kapuas Salman, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kapuas dari berbagai desa. (tb4)