KAPUAS. Tambunbungai.com — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Ir. H. Muhajirin MP menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah di Majelis Ta’lim Asmaul Husna, di Handel Marhanang Kilometer 11 Desa Anjir Serapat tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Senin (25/9/23). Muhajirin yang juga merupakan Ketua Pembina Majelis Ta’lim tersebut dalam sambutannya bicara terkait menghidupkan kembali aktivitas di majelis ta’lim yang sempat tidak ada kegiatan.
Peringatan Maulid Nabi yang digelar mengusung tema Meneladani Akhlak dan Perjuangan Nabi Muhammad SAW Untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa, diisi oleh penceramah Guru KH. Fakhruddin Nur dari Kuala Tungkal, Jambi.
Didampingi beberapa tokoh agama dan masyarakat setempat, Muhajirin langsung bertatap muka bersama warga yang ikut dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Muhajirin dalam sambutannya mengajak semua jemaah untuk kembali menghidupkan majelis ta’lim yang selama 2 tahun terakhir sempat tidak ada aktivitas dikarenakan adanya pandemi. “Saya sangat prihatin karena di majelis ini sempat tidak ada kegiatan, untuk itu dengan adanya kegiatan Maulid Nabi ini sebagai pembuka untuk kegiatan lainnya, saya berharap masyarakat Handel Marhanang bisa kembali mengadakan berbagai aktivitas atau kegiatan di majelis ta’lim ini,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa jalan menuju majelis ta’lim dengan panjang 2 kilometer tersebut, dalam waktu dekat akan ada perbaikan jalan, sehingga dirinya mengharapkan masyarakat lebih aktif lagi mengadakan kegiatan di majelis ta’lim tersebut. “Sekedar informasi, saya sampai bahwa Majelis Ta’lim Asmaul Husna yang berdiri di bawah Yayasan Persaudaraan Muhajir Wal Ansor yang berdiri dari 13 tahun yang lalu, memiliki luasan sekitar kurang lebih 2.365 meter, dan sekarang sudah mulai akan diperbaiki,” ucapnya.
Muhajirin memiliki keinginan dan cita-cita dibangunnya pesantren Mualaf, ia berharap ada pengusaha yang mau mendirikan pesantren yang dimaksud, sehingga dengan begitu, bisa menjadi tempat untuk para mualaf memperdalam ilmu yang ia yakini. “Perlu saya sampaikan bahwa Majelis ini tanahnya cukup luas, mudah-mudahan kedepan ada yang mau mendirikan pesantren, saya ingin sekali di Kalimantan Tengah ini ada pesantren Mualaf, untuk menampung,mengajarkan atau membina para Mualaf yang baru saja masuk Islam,” harapnya.

Sementara itu, Guru KH. Fakhruddin Nur dalam ceramahnya menyampaikan bahwa momentum ini bisa merekatkan silaturahmi kepada warga. “Berkat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW kita bisa mengabil berkah dan berkumpul bersama saling bersilaturahmi termasuk dengan salah satu Anggota Dewan di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Bukan hanya itu, Guru KH. Fakhruddin Nur juga menyebut kegiatan yang berlangsung khidmat itu diharapkan bisa menjadi renungan untuk mengingat peristiwa peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. “Dengan mengingat peristiwa kelahiran nabi Muhammad SAW kita bisa terus bersyukur. Selain itu juga bisa mencontoh suri tauladannya dikehidupan sehari-hari,” ucapnya. (tb4)

