PURUK CAHU. Tambunbungai.com – Selama memimpin 10 tahun atau 1 decade, banyak program pembangunan yang telah dilaksanakan Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph bersawa Wakil Bupati Rejikinoor. “Saya sudah menjadi Bupati Murung Raya sejak bulan April 2013 sampai periode sekarang yaitu September 2023, artinya sudah satu dekade atau 10 tahun. Tentu seperti yang kita ketahui bersama jika sudah banyak hal yang kita lakukan selama kurun waktu itu, yang berkenaan dengan visi misi program kerja strategis bupati dan wakil bupati murung raya, baik itu di bidang pemerintahan, pembangunan dan ke masyarakatan,’’ tutur Perdie M. Yoseph saat bertatap muka dengan puluhan wartawan media cetak, elektronik dan media online, di Kantor Bupati, Jum’at (22/9/23). Tatap muka ini sekaligus dilakukan Bupati Perdie M. Yoseph dan Rejikinoor dalam rangka berpamitan dengan para awak media yang selama ini sangat membantu mensosialisasikan atau menyurakan pembangunan di Kabupaten Murung Raya.
Dalam acara tatap muka sekaligus pamitan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut Bupati Perdie M. Yoseph masih bersedia melayani berbagai pertanyaan wartawan, salah satunya terkait program pembangunan yang telah dilaksanakan Perdie M. Yoseph bersama wakilnya Rejikinoor.
‘’Program-program pembangunan yang kami laksanakan sejalan dengan kebijakan strategis menggunakan kearipan lokal, dan menggunakan potensi yang kita miliki, masukan dari berbagai macam stakeholder, sehingga kita mengakumulasikan hal kebijakan kebijakan program pembangunan itu dalam realitanya adalah seperti program kartu mura sehat, kartu mura sejahtera, kartu murung raya cerdas, program gerbang desa, gerakan membangun desa menggatang utus,’’ungkap Perdie.
Selaun itu lanjut Perdie, program lainnya adalah mempercepat pembangunan imprastruktur, jalan tembus antar desa dan antar kecamatan yang tersebar di wilayah kabupaten murung raya yang sangat luas ini. ‘’Hal ini tidak mudah, karena membutuhkan perhatian dan kajian yang mendalam, kemudian dana yang sangat besar, baik itu di support langsung dari APBD kabupaten Murung Raya dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Pusat,’’ imbuh nya.
‘’Walaupun demikian sebagaimana realita kita lihat di lapangan, yakni sudah kita laksanakan membuka ke terisolasian masyarakat dari kemiskinan dan kebodohan. Ini tentunya sudah sedang dan di lanjutkan terus yang akan datang. Contohnya kita lihat selama ini, dari puruk cahu ke tumbang kunyi kita melewati sungai barito, nah sekarang sudah ada akses jalan melalui darat dari kota puruk cahu ke kecamatan sumber barito yaitu tumbang kunyi,’’ papar Perdie lagi.
Perdie mengungkapkan, kendala yang yang dihadapi pihaknya saat memimpin Kabupaten Murung Raya adalah menyangkut sumber daya manusia yang dirasa masih sangat kurang. Karena itu dirinya selalu supaya pembinaan di tingkat Pendidikan di Murung Raya bisa memiliki Pendidikan formal yang tinggi seperti SMA, kuliah dan Sarjana. Selain itu juga memberikan kesempatan untuk mereka pelatihan, job training di tempat-tempat lain, sehingga mereka punya skill yang cukup mumpuni ketika ketika ada formasi perkerjaan di pusat selain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya masyarakat Murung Raya jumlahnya sangat terbatas.
‘’Terkait masalah rendahnya pendidikan ini, memang banyak masukan, harapan dan aspirasi dari masyarakat, orang tua mahasiswa sekiranya program ini bisa di lanjutkan dimasa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya yang baru. Kami berharap visi dan misi Kabupaten Murung Raya yang selama ini kami lakukan nantinya dapat diteruskan,’’ harap Perdie M. Yoseph. (ros)

