Tahun 2023, Pemko Palangka Raya Berupaya Tingkatkan Capaian 96 Posyandu Aktif

PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Selama tahun 2022, jumlah posyandu aktif di wilayah Kota Palangka Raya tercatat 96 buah posyandu atau baru 64 persen dari capaian nasional. Karena itu pada tahun 2023 ini Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan setempat akan berupaya meningkatkan capaian posyandu aktif hingga melebihi 80 persen sebagaimana target capaian posyandu aktif nasional.

Ferae Natalina Sub Koordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Photo/niswa)

Hal tersbeut dikatakan Ferae Natalina Sub Koordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, disela kegiatan Pertemuan Koordinasi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu Tingkat Kota Palangka Raya Tahun 2023, bertempat di Hotel Aquarius Palangka Raya, Rabu (26/7/23).

Ferai Natalina yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyebutkan pertemuan pokjanal posyandu ini adalah dalam rangka meningkatkan capaian posyandu aktif yang ada di kota Palangka Raya.

‘’Melalui pertemuan ini juga diharapkan adanya kolaborasi antara pokjanal posyandu kota Palangka Raya dengan stakeholder terkait guna meningkatkan capaian posyandu aktif, karena indikator posyandu aktif secara nasional adalah lebih dari 80 persen dari jumlah posyandu yang ada,’’ kata Ferae Natalina kepada sejumlah wartawan.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Andjar Haripurnomo dalam sambutannya mengatakan peran posyandu dalam penanggulangan stunting sangatlah penting, khususnya upaya pencegahan stunting dimulai dari proses kehamilan yang berkualitas, program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K), pemberian asi eksklusif  serta pemberian mp-asi.

Andjar Haripurnomo berharap, melalui pertemuan ini nantinya bisa menjadi sarana bagi semua pihak untuk dapat menyamakan persepsi, berkerjasama dan saling mendukung dalam upaya pengembangan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat atau UKBM, serta menghasilkan komitmen dan kesepakatan dalam penetapan strategi pelaksanaan pengembangan posyandu sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan bayi dan balita di kota cantik Palangka Raya. (NS)