PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E., mengatakan bahwa kedepannya pihaknya akan terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan, meskipun hal tersebut tidaklah mudah, mengingat banyaknya warga Kota Palangka Raya, selain warga asli Kota Palangka Raya, ada juga warga yang hijrah ke Kota Palangka Raya, yang juga akan tercatat dalam angka kemiskinan.
“Pasti kita akan tetap berupaya, dan perlu diingat tentu itu bukanlah pekerjaan yang mudah, suka tidak suka penduduk Palangka Raya itu sekarang banyak sekali, orang yang hijrah dari daerah-daerah pasti akan tercatat di Kota Palangka Raya, bertempat di sini, mencari kerja, itu akan pasti tercatat dalam angka kemiskinan,” katanya.
Hal tersebut disampaikan Fairid Naparin kepada awak media seusai menghadiri Rapat Paripurna Ke-7 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022/2023, Kamis (6/4).
Fairid menambahkan bahwa sebelumnya tahun 2020 angka kemiskinan naik mengingat diiringi dengan adanya wabah pandemi Covid-19, akan tetapi pada tahun 2021 angka kemiskinan sedikit menurun, dan pada 2022 angka kemiskinan berhasil menurun diiringi dengan sudah berjalannya ekonomi di Kota Palangka Raya.
“Semakin banyak pertumbuhan penduduk, semakin berkembang kota tersebut, pasti diikuti dengan angka-angka yang negatif bukan angka-angka yang positif. Tetapi 2020 itu kan pada saat itu covid sehingga angka kemiskinan naik, dan 2021 sudah agak menurun, di 2022 karena ekonomi sudah jalan sehingga angka kemiskinan itu menurun,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu ramainya orang hijrah ke Kota Palangka Raya, mengingat Kota Palangka Raya merupakan salah satu kota jasa yang sebagai tempat orang mencari kerja.
“Tetapi hal lainnya yang perlu diketahui bahwa Kota Palangka Raya itu kan merupakan salah satu kota jasa, dan perlu diingat kota jasa itu berarti kota yang mencari orang untuk mencari pekerjaan dengan jumlah banyak,” ucapnya.
Fairid menjelaskan bahwa saat ini di Kota Palangka Raya perkembangan penduduk sangat pesat, hal tersebut harus diimbangi dengan upaya-upaya, sehingga angka kemiskinan tidak kembali mengalami kenaikan.
“Permasalahan itu semakin tahun pasti akan semakin meningkat, karena kita lihat bersama perkembangan penduduk di Kota Palangka Raya ini sangat cepat, harus diimbangi dengan upaya-upaya, kalau kita tidak berupaya, saya rasa tidak menutup kemungkinan tahun depan angka kemiskinan akan naik kembali,” pungkasnya. (tb5)