PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi, S.Sos berharap penyusunan kajian yang dilakukan hari ini nantinya dapat menjadi acuan pemko saat mengambil kebijakan ketika terjadi bencana atau dalam penanggulangan bencana.
Hal tersebut dikatakannya saat menyampaikan laporan panitia pada kegiatan Fokus Grup Discussion (FGD) Penyusunan Kajian Resiko Bencana (KRB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Tahun 2022-2026, yang berlangsung di Aquarius Hotel Palangka Raya, Rabu (9/11).
“Yang pertama tentunya kita berharap dengan adanya kajian yang kita susun ini akan menjadi acuan pemerintah kota Palangka Raya dalam mengambil kebijakan dalam penanggulangan bencana sehingga arahnya itu jelas dan sudah terukur ketika kita akan melakukan penanganan kebencanaan”, harapnya.
Setelah menyampaikan sambutan, saat ditemui awak media di sela-sela kegiatan, Heri juga menjelaskan bahwa nantinya juga diharapkan dari elemen-elemen masyarakat dapat memberikan masukan terhadap penyusunan kajian tersebut.
“Makanya dengan kegiatan ini kita minta masukan dari semua elemen masyarakat,baik itu relawan maupun dari TNI – Polri, dari dinas-dinas teknis terkait, termasuk dari rekan-rekan media serta juga pihak-pihak yang juga berkompeten terhadap kebencanaan yang ada di Kota Palangka Raya”, ucapnya.

Dirinya menambahkan bahwa dari masukan yang disampaikan elemen masyarakat itu akan dilakukan penyempurnaan lagi, sehingga output yang dihasilkan nantinya berupa produk perda yang akan dikeluarkan oleh pemko Palangka Raya.
“Nanti diharapkan dari masukan itu ada penyempurnaan sehingga nantinya diharapkan ini bisa menjadi peraturan daerah yang dikeluarkan oleh pemerintah kota Palangka Raya”, pungkasnya.(tb5)