PALANGKA RAYA. Tambunbungai.com — Seusai kegiatan upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-115 T.A. 2022 di wilayah Kodim 1016/Plk. Walikota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan bergeser ke Kelurahan Tanjung Pinang untuk memantau Operasi pasar sembako dan akan melakukan sidak Gas LPG 3 KG di beberapa titik di Kota Palangka Raya.
“Operasi pasar kita tetap berjalan, saat ini ada di Kelurahan Tanjung Pinang, dan setelah ini saya bersama Forkopimda akan melakukan pengecekan di lapangan, khususnya terkait kenaikan LPG 3 KG”, ucap Fairid Naparin kepada sejumlah awak media saat akan berangkat ke Kelurahan Tanjung Pinang, Selasa (11/10/2022).
Sebelumnya, menurut pengakuan Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin sejauh ini banyak keluhan dari masyarakat dan juga beredar informasi bahwa harga gas LPG 3 KG mengalami kenaikan harga, mulai dari Rp. 35.000/tabung ukuran 3kg hingga Rp. 40.000/ tabung, yang mana hal tersebut sangat jauh dari standar Harga Eceran Tertinggi (Het), atas dasar itulah pihaknya melakukan operasi pasar sembako dan sekaligus sidak Gas LPG 3 KG.
“Beredar informasi di lapangan harga jauh di atas standar Het, ada harga Rp.35.000 – Rp. 40.000/Tabung Gas dengan berat 3 KG, maka dari itu operasi pasar tetap kami laksanakan, pada saat itu juga pengawasan-pengawasan pada agen, pangkalan dan pada pengencer juga akan tetap kami lakukan pengawasan”, katanya.
Fairid Naparin berharap masyarakat untuk tidak panik, dan dirinya juga meminta kepada agen maupun pangkalan LPG untuk melakukan pengawasan sampai ke pengencer, bahkan ia meminta tindak tegas apabila ada temuan-temuan di lapangan. “Dan harapan saya juga kepada masyarakat jangan panik, dan kepada seluruh agen dan pangkalan, disini saya nyatakan bahwa mohon di awasi kenaikan-kenaikan yang ada, khususnya hingga sampai ke pengencer, karena itu adalah salah satu tugas agen dan pangkalan serta Pertamina untuk bersama-sama kita mengawasi dan tindak tegas apabila ada temuan-temuan diluar aturan dan prosedur”, tegasnya.
Fairid mengingatkan bahwa di Kota Palangka Raya saat ini masih dalam keadaan inflasi, untuk itu dirinya berharap LPG 3 KG jangan sampai menjadi penambah faktor yang menyebabkan kenaikan inflasi, ia sangat berharap LPG 3 KG tepat sasaran kepada yang memang benar-benar berhak mendapatkan.
“Pada saat ini kita ketahui bersama keadaan inflasi sedang tinggi, masyarakat dalam kesusahan, mohon dengan sangat hormat kepada seluruh lapisan,baik itu pihak swasta yang berusaha di bidang LPG, maupun masyarakat setempat untuk sama-sama mengawasi terkait yang berhak itu siapa, dan mudah-mudahan orang yang mendapatkan itu juga orang yang berhak mendapatkan”, harapnya.
Ia menegaskan apabila ada yang tidak tepat sasaran, untuk bisa dilaporkan ke layanan aduan , atau jika perlu laporkan langsung ke akun media sosial pribadinya.
“Jadi jangan sampai, kadang-kadang kan kita mengaku perlu mendapatkan bantuan, tetapi ketika di lihat dari alat transportasi dan rumahnya saja bukan kategorinya. Hal-hal seperti itu jika ditemukan laporkan saja, Pemerintah Kota banyak layanan aduan, bahkan bisa langsung ke media sosial saya”, pungkasnya. (tb5)